Tingkatkan Keakraban, LDII INHU adakan Pengajian Akhir Tahun Semalam Suntuk

RENGAT, LINES.id – Menghindari pengaruh negatif momen malam pergantian tahun 2019 ke 2020, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) selenggarakan PATH (Pengajian Akhir Tahun) sebagaimana dilansir detaksatu.com.

PATH yang dilaksanakan di Gedung PPG Masjid Nur Haq, kelurahan Tanjung Gading Airmolek, kecamatan Pasir Penyu, kabupaten Inhu ini dilaksanakan sejak ba’da magrib Selasa (31/12/2019) hingga pagi, Rabu (1/1/2020).

Pengajian dilaksanakan semalam suntuk dengan materi pengajian Alquran dan AlHadits, nasihat Agama dan keakraban bakar ayam/jagung bersama.

Pembina LDII kabupaten Inhu sekaligus sebagai ketua koordinator LDII wilayah Riau Zona Timur, Asep Dimyadi Maolana SPd disela sela kegiatan mengungkapkan, kegiatan PATH adalah salah satu bentuk kegiatan LDII dalam membina generus. Selain itu menjadi program prioritas LDII yang diamanatkan kepada pengurus Penggerak Pembina Generus (PPG).

Pembinaan ini dilakukan mulai dari pusat hingga PC/PAC tingkat Kecamatan/Desa yang tersebar di seluruh Indonesia, kegiatan ini digelar hampir disetiap wilayah Indonesia. “Bahkan hingga ke manca negara yang ada warga LDIInya kegiatan ini diadakan,” terangnya.

LDII, kata Asep, lebih memprioritaskan program utama, yakni pembinaan umat, maka di saat pergantian tahun baru para warga LDII terutama para remaja maupun muda mudi berusaha membentengi diri dari hal-hal negatif dari momen pergantian tahun yang umumnya terkesan hura-hura dan penuh kemaksiatan. Remaja diarahkan pada kegiatan positif yakni pengajian yang menyenangkan. “Acara seperti ini sudah dilakukan remaja LDII sejak bertahun tahun yang lalu,” ucapnya.

Dalam Era Globalisasi seperti saat ini, membina dan mencetak generasi muda bukan hal yang mudah seperti membalikan telapak tangan, namun butuh keseriusan dan bahkan berkesinambungan. “LDII menargetkan dalam pembinaan generasi terwujudnya SDM profesional religius, maka untuk mewujudkan visi itu, LDII secara konsisten melakukan kegiatan yang terprogram dan sistematis,” tambahnya.

Dengan diadakan kegiatan ini diyakini akan membantu Pemerintah dan aparat untuk menciptakan kondisi dan situasi yang kondusif. “Kalau di malam pergantian tahun baru semua lembaga masyarakat melakukan kegiatan positif terutama yang bertujuan untuk peningkatan iman dan takwa, maka tercipta situasi yang kondusif,” sebutnya.

“Pengaruh-pengaruh negatif untuk kalangan remaja sangat luar biasa, maka dari itu, dengan kegiatan seperti ini merupakan bagian dari mencegah pengaruh negatif termasuk bahaya narkoba,” pungkasnya.