SLEMAN, LINES.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY kembali menggelar Focus Gorup Discussion (FGD) sebagai rangkaian pra Muswil VII yang akan dilaksanakan September 2021 mendatang. FGD-2 mengangkat tema “Penguatan Pendidikan Karakter untuk Menyongsong Generasi Emas 2045”.
FGD-2 dalam masa PPKM level empat ini digelar secara daring melalui studio utama Aula DPD LDII Kabupaten Sleman, Sabtu (31/7/2021). Narasumber yang dihadirkan antara lain Kepala Dikpora DIY Didik Wardaya SE MPd, Ketua BPPD DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, Direktur Pascasarjana UST Prof Dr Ki Supriyoko MPd, dan Ketua DPP LDII Dr Drs Basseng MEd.
Sebanyak 300 peserta mengikuti FGD-2 yang terdiri dari unsur pimpinan dan pengurus DPD LDII Kabupaten/Kota se-DIY, pengelola sekolah, pondok pesantren, majelis taklim dan Sako Pramuka Sekawan Persada Nusantara. Termasuk Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) DIY, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY, Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU DIY, Pimpinan Madrasah Mu’allimin Mu’allimaat DIY, Pimpinan MA/MTs Ali Maksum DIY, dan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DIY.
Baca juga: Bantu Pemerintah Percepat Penanganan Covid-19, LDII Palembang Gelar Vaksinasi Massal
Indonesia Emas 2045

Pada tahun 2045, Indonesia akan memperoleh bonus demografi sebesar 70% di mana penduduk Indonesia berada dalam usia produktif atau yang dikenal dengan generasi emas. “Dalam menyongsong banjirnya usia produktif tersebut, salah satu yang perlu dipersiapkan dengan baik adalah pendidikan karakter,” kata Ketua DPW LDII DIY Dr H Wahyudi MS.
Wahyudi menyebutkan, pendidikan karakter di LDII dalam rangka membentuk generasi profesional religius, sehingga tercapai tri sukses generasi penerus LDII yaitu alim faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
Untuk mewujudkan generasi profesional religius, LDII telah melaunching platform pondokkarakter.com yang merupakan sumber belajar atau semacam perpustakaan digital berbasis teknologi informasi yang diperuntukkan bagi suatu pendidikan di lingkungan LDII.
“Melalui pondokkarakter.com, stakeholder pendidikan bisa belajar bagaimana membentuk generasi muda profesional religius dari mulai kandungan sampai memasuki usia lansia,” kata Ketua DPP LDII Dr Drs Basseng MEd.
Baca juga: Belajar Jarak Jauh Bikin Keluarga Stres, Ini Solusi LDII
Disebutkan Basseng, pendidikan karakter menjadi tugas utama baik di sekolah, masyarakat, dan keluarga. Kemajuan teknologi sangat berpengaruh sekali dalam upaya mengembangkan karakter. Serta melestarikan muatan lokal budaya baik di jawa maupun di daerah masing-masing.
Didik Wardaya dalam materinya berjudul “Peta Jalan Menuju Generasi Emas Indonesia 2045″ mengatakan, pada 2045 terdapat momen 100 tahun kemerdekaan Indonesia. “Pada perayaan momen 100 tahun kemerdekaan tentunya ada titik-titik momen yang dapat kita isi di antaranya adalah bagaimana kita bisa mengisi ulang tahun kemerdekaan 45 tersebut dengan hal positif. Saat itu juga dimungkinkan terjadi bonus demografi, jumlah penduduk usia produktif lebih banyak,” urainya.
Menurutnya, Indonesia berpotensi…












