BANYUASIN, LINES.id – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuasin melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang berlangsung di Sekretariat DPD LDII Banyuasin, Sabtu (27/3/2021). Mengangkat tema “Penguatan SDM Profesional Religius untuk Banyuasin bangkit, Adil dan Sejahtera”, Rakorda digelar untuk mengoptimalisasikan serta meningkatkan kinerja organisasi.
Ketua DPD LDII Banyuasin, Isnaini Nugroho mengatakan bahwa Rakorda ini merupakan agenda rutin DPD LDII Banyuasin di setiap catur wulan yang bertujuan untuk mensinergikan dan menyelaraskan program-program yang telah disusun untuk mencapai tujuan organisasi.
“Sebuah organisasi memerlukan konsolidasi organisasi agar program-program yang telah dibuat dan disusun dapat direalisasikan dengan optimal, sehingga tujuan organisasi akan lebih cepat tercapai,” ujarnya.
Dalam Rakorda yang berlangsung dari tanggal 27 sampai 28 Maret 2021 itu diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari Pengurus Harian DPD LDII Banyuasin, Ketua dan Sekretaris PC LDII se-Kabupaten Banyuasin.
Ketua DPW LDII Sumsel Ir Ramang Padamulya mengingatkan untuk mendukung program LDII yang tertuang dalam 8 klaster program LDII.
Baca juga: Silaturahmi Pengurus LDII Sulteng Jelang Munas IX, Kapolda: LDII Baik dalam Membangun Umat
Baca juga: Sukseskan Munas IX, Pengurus LDII Sambangi Ketua DPRD Muaro Bungo Jambi

“Dalam Rakorda ini saya menitipkan untuk dibahas berkaitan 8 klaster program LDII, utamanya bidang ketahanan pangan, mengingat Banyuasin adalah merupakan lumbung pangan/produsen besar nasional, maka supaya dimaksimalkan potensi yang ada. Juga bidang pendidikan, di mana pada abad 21 ini ada banyak skill atau kecakapan yang harus dimiliki oleh para generasi muda agar dapat bersaing menghadapi era industri 4.0 menuju 5.0,” tutur Ramang saat membuka Rakorda.
Membangun Ukhuwah Islamiyah
Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Banyuasin Dr Zulkifli MSi yang datang menghadiri undangan Rakorda LDII Banyuasin mengajak LDII untuk bersama-sama menjaga dan membangun umat serta menjalin kebersamaan antar ormas Islam yang disebut ukhuwah islamiyah.
“Di dalam kita menjaga dan membangun umat, mari kita cari kesamaan-kesamaan yang ada dan jadikan perbedaan yang ada sebagai warna, apalagi antara ormas LDII dan Muhammadiyah banyak persamaan-persamaan, termasuk kesamaan dalam seruannya sebagaimana yang ada dalam surah Ali Imron ayat 104,” imbaunya.
Ia juga menambahkan bahwa seharusnya semua ormas Islam bersatu, duduk bersama berdiskusi dalam rangka pembinaan umat.
“Kini saatnya kita ormas-ormas Islam duduk bersama diskusi tentang pembinaan ormas Islam termasuk dalam bidang ekonomi syariah, dakwah, pendidikan, dll dalam rangka memberikan sumbangsih pemikiran kita untuk bangsa,” kata Zulkifli. (Taufiq/LINES)












