Lantik Pengurus LDII DKI Jakarta, Ketum LDII: Jadilah Pengurus yang Mengayomi Umat

LDII DKI Jakarta
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso

Lebih lanjut, Chriswanto berharap pengurus organisasi khususnya kepengurusan DPW LDII DKI Jakarta masa bakti 2020-2025 bisa menjalankan tugas sesuai proporsionalnya masing-masing. Selain itu, saling membantu agar organisasi tetap berjalan dan dapat mengupayakan manfaat kepada umat sesuai dalil “khoirunnas anfauhum linnas”.

Para pengurus harus membangun kekompakan, kerukunan, serta kerjasama yang baik sehingga lebih mudah meraih target pencapaian. Terutama menghadapi dinamika permasalahan masyarakat, bahwa informasi adalah sesuatu yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat. “Kebanyakan orang tidak tahu jika itu hoaks, tapi jika cocok dengan hatinya itulah yang dijadikan landasan,” ujar Chriswanto.

Informasi yang salah menjadikan tindakan yang salah, jika hal itu dibawa dalam kepengurusan LDII, maka mengakibatkan tindakan yang fatal. Chriswanto meminta pengurus organisasi agar sering berkonsolidasi dan berkomunikasi agar informasi yang didapat jelas dua arah, kesimpulannya akurat, dan menentukan arah organisasi selanjutnya.

Jakarta Miniatur Indonesia

Jakarta yang merupakan miniaturnya Indonesia memiliki keberagaman. Ketua DPW LDII DKI Jakarta Teddy Suratmadji menambahkan, dengan keberagaman itu butuh ormas Islam yang menerapkan moderasi beragama.

Baca juga: Silaturahmi LDII dengan MUI Kabupaten Kaimana, Diskusi Masalah Keumatan

Baca juga: Terima Audiensi, BPKAD Jabar Minta LDII Sukseskan Penanaman 50 Juta Pohon

 

“Kami konsisten dengan prinsip-prinsip Islam washatiyah, untuk itu LDII selalu berinteraksi, berdialog, dan terbuka dengan semua pihak,” ujarnya. Moderasi beragama ini, bagi Teddy sangat penting sebagai modal membangun Jakarta.

Sebagai menetapi perintah Alquran, selalu koordinasi dengan ulama, dan komunikasi yang baik akan menjadi sesuatu yang luar biasa sebagai gerakan LDII.

Sementara itu Irvan Jusuf, perwakilan Dewan Penasihat DPW LDII DKI Jakarta memberikan sambutannya secara daring. Ia menyampaikan kepada para pengurus yang baru dilantik agar menyiapkan generasi penerus terbaik sebagai bonus demografi untuk tahun 2045.

Mendidik anak-anak sejak dini dengan pendidikan Islam rohmatan lil alamin, karakter yang baik, dan kemandirian, sehingga mencapai target keberhasilan sumber daya manusia untuk 2045.