Dosen Fakultas Sastra UMI Jadi Peserta Wisuda Terbaik di UNM

UNM
Dosen Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) atas nama Dr Salmayati MHum menjadi wisudawan terbaik dalam wisuda Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (17/12/2020).

MAKASSAR, LINES.id – Dosen Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) atas nama Dr Salmayati MHum menjadi wisudawan terbaik dalam wisuda Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (17/12/2020).

Salmayati menjadi yang terbaik untuk Program Doktor pada Program Pascasarjana UNM. Itu dibacakan saat pagelaran prosesi sakral kampus orange tersebut dilakukan. Salmayati resmi dikukuhkan sebagai Doktor saat promosi doktor, Selasa (13/10/2020) lalu.

Saat berkuliah di Program Pascasarjana UNM, Salmayati mengambil tema untuk kebutuhan penelitian disertasi terkait dengan ‘Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Wacana Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muslim Indonesia’.

Salmayati mengungkapkan, apa yang dicapainya saat ini berkat doa dan support banyak orang-orang terdekat, juga mitra dan kolega di UMI, serta dosen dan pembimbing selama menjalani kuliah program doktor.

“Namun dengan keyakinan dan keikhlasan menjalani Program S3 segala rintangan/tantangan dapat teratasi berkat rida Allah SWT. Di samping itu, motivasi dan dukungan, baik moril maupun materiil dari keluarga khususnya suami tercinta, dan doa para dosen Fakultas sasta UMI,” ungkap Salmayati.

Baca juga: Tim PKM UMI Bina Tani Nelayan Takalar Kelola Manajemen Keripik Kerang Hijau

Baca juga: UMI Raih Penghargaan PTS Terbaik se-Sulawesi Tahun 2020

 

Wisudawan Terbaik

Salmayati tidak menyangka jika dirinya menjadi wisudawan terbaik untuk program Doktor Pascasarjana UNM di wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor periode Desember 2020.

“Alhamdulillah suatu kesyukuran bagi saya telah memperoleh predikat sebagai wisudawan terbaik Program S3 2020 UNM yang sama sekali tidak terlintas dalam benak saya sebagaimana usia saya disertai dengan penuh kesibukan sebagai nenek dari beberapa cucu dan juga sebagai ibu rumah tangga,” tuturnya.

“Dalam menimba ilmu pengetahuan tidak mengenal usia, yang terutama niat, ikhtiar, usaha dan doa sebagai motivasi untuk sesuatu. Apa yang didambakan Insya Allah, Allah akan membukakan jalan. Aamiin,” sambungnya.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Salmayati berhasil mencapai IPK dengan nilai yang sangat tinggi yakni 3.93 dengan masa studi lima tahun dua bulan.

Diketahui, saat menjalani ujian promosi doktor beberapa waktu lalu, Salmayati diuji oleh Prof Dr Johar Amir MHum, selaku Promotor, Prof Dr Hamsu Abdul Gani MPd dan Dr Salam MPd selaku ko promotor. Sementara penguji internal UNM adalah Prof Dr Muhammad Rapi Tang MS dan Prof Dr Anshari MHum, dan Dr Hj Kembong Daeng MHum, serta Dr Mas’ud Muhammadiah MSi selaku penguji eksternal.