1,2 T Masuk Bursa RI, 5 Saham Ini Laris Manis Diborong Asing

Saham asing
Ilustrasi IHSG (Foto: okezoene.com)

 BBRI

Kemudian saham kedua yang juga banyak diboyong oleh asing adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Bank pelat merah ini merupakan salah satu bank dengan aset terbesar di Indonesia. Seminggu ini, asing telah memborong saham BBRI dengan nilai sebesar Rp 440,9 miliar.

Sektor perbankan nasional memang terbilang seksi. Selain semakin memiliki ketahanan yang baik dari sisi permodalan dan likuiditas pasca krisis moneter 1998, sektor perbankan RI juga terkenal dengan imbal hasil dan profitabilitas yang tinggi di mata asing. Selain itu peran perbankan terhadap perekonomian nasional yang sentral serta masih banyaknya unbanked population di Indonesia menjadi peluang yang dilirik oleh investor asing.

ASII

Saham lain yang juga diborong oleh asing adalah saham emiten perusahaan konglomerasi nasional PT Astra International Tbk (ASII). Jumlah anak perusahaan yang sangat banyak, diversifikasi industri luas dan integrasi ekosistem yang di setiap rantai pasok perusahaan holding ini membuat ASII adalah saham yang menarik dan layak dikoleksi oleh asing.

Lagipula saham ASII juga masih terkoreksi dalam sebesar 15,88% secara year to date. Jelas ini semakin menjadi daya tarik bagi investor asing untuk mengkoleksi saham blue chip ini.

Baca juga: Pilpres AS, Saham Kelas Kakap Diborong Asing

Baca juga: UMP 2021 DKI Jadi Rp 4,4 Juta, Gubernur Anies Tetapkan Syarat

 

MDKA

Investor asing juga tak mau ketinggalan untuk masuk ke sektor pertambangan emas di Tanah Air. Saham yang dipilih oleh asing adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Asing borong Rp 132,2 miliar saham MDKA yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh emiten Sandiaga Uno yaitu PT Saratoga Investama Sedaya Tbk dengan kepemilikan sebesar Rp 19,13%.

Berinvestasi emas memang hal yang sedang ngetren ketika dolar AS sedang jatuh seperti sekarang ini. Investor asing tak mau melewatkan peluang kenaikan harga emas lebih lanjut lantaran peluang Biden menang besar dan akan semakin mendepresiasi dolar AS.

UNVR

Investor asing juga masuk ke sektor konsumen lewat saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk terpadat keempat di dunia dan ekonominya ditopang oleh konsumsi.

Kinerja perusahaan yang solid, kapitalisasi pasar yang besar dan jangkauan ke pasar konsumen RI yang sangat besar adalah keunggulan UNVR yang kemungkinan menjadi alasan investor asing memborong saham ini dengan nilai sebesar Rp 117,2 miliar.