Pj Ketum LDII Bicara Posisi Strategis Ormas Islam dalam Kontribusi Membangun Bangsa

Ormas Islam LDII
Pj Ketua Umum DPP LDII Ir H Chriswanto Santoso MSc.

 Sejumlah program dan kegiatan disinergikan dengan program pemerintah dan melibatkan unsur-unsur pimpinan aparatur dan instansi baik secara seremonial maupun implementasi di lapangan. Untuk itu, LDII selalu mengundang para pejabat pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kegiatan tersebut, tak sekadar program untuk membangun karakter namun juga sebagai etalase kontribusi LDII untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Kegiatan seperti pengkajian Al Quran dan Al Hadits (pengajian asrama), seminar wawasan kebangsaan, seminar wanita, hingga kegiatan perkemahan akhir tahun ajaran (CAI), selalu mengundang pejabat pemerintah.

Namun, saat Era Reformasi, ketika kekuasaan terpolarisasi hingga ke parpol dan ormas, kehadiran pejabat mungkin tetap penting, namun bukan hal yang utama. Sebab, dengan fitrahnya sebagai bagian dari civil society, LDII eksistensinya adalah untuk memberdayakan warganya, sesuai tujuan dan motto berdirinya organisasi. Dengan keaktifan pengurus dan anggota LDII, cita-cita mewujudkan masyarakat yang profesional religius, bisa menjadi program yang berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.




Baca juga: Puluhan Warga LDII Nabire Ikuti Pelatihan Digital Marketing se-LDII Papua dan LDII Papua Barat

Baca juga: Pra Muswil VIII, LDII Jabar Gelar FGD Pendidikan Pasca Pandemi Covid-19

 

Upaya membangun SDM yang profesional religius tersebut mulai tampak, dengan munculnya karya-karya warga LDII yang memberi solusi terhadap berbagai masalah, baik di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya. Karya-karya warga LDII itu hadir dalam delapan bidang yang sekaligus menjadi program kerja DPP LDII, antara lain Wawasan Kebangsaan, Keagamaan dan Dakwah, Pendidikan, Ketahanan Pangan dan Lingkungan, Ekonomi Syariah, Kesehatan dan Herbal, Energi Terbarukan, dan Teknologi Informasi.

 

Oleh Pj Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso