MAKASSAR, LINES.id – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Stadiun General dan Ramah Tamah Bersama Orangtua Mahasiswa Baru (Maba) Tahun Ajaran 2020/2021 secara virtual melalui video teleconference zoom, Selasa (6/10/2020).
Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut mengangkat tema ‘‘Menguatkan Niat Mahasiswa Menjadi Dokter Gigi Islami di Era Milenial”. Terpantau kurang lebih 100 Maba FKG UMI didampingi orang tua masing-masing di rumah hadir sebagai peserta.
Sebelum mendapatkan materi stadium general, seluruh peserta diperkenalkan dengan Tenaga Pendidik/Dosen Pengajar serta Tenaga Kependidikan yang akan banyak berinteraksi dengan mahasiswa di FKG UMI hingga menjadi alumni.

Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka UMI
Selanjutnya ditampilkan video profil Fakultas Kedokteran Gigi dan sambutan selamat datang dari Dekan FKG UMI Prof drg Dharma Utama PhD SpPros(K) yang mengharapkan seluruh civitas akademika FKG UMI mewujudkan Visi UMI yang Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, dan Berakhlakul Karimah.
Baca juga: FK UMI Gelar Workshop Tahun ke III, Rumuskan Kebijakan di Fasilitas Kesehatan
Baca juga: Webinar MT Ukhuwah UMI Bahas Strategi Keuangan dan Imun Masa Pandemi

Dalam kegiatan tersebut hadir secara virtual Wakil Rektor I Dr Ir Hanafi Ashad ST MT, mewakili Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding SE MSi.
Dalam sambutannya, Dr Hanafi Ashad mengungkapkan bahwa stadium general yang digelar secara virtual adalah bentuk dari adaptasi, sekaligus menjawab tantangan kemajuan teknologi seperti yang telah dicanangkan bersama dalam program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.
“Saat ini dalam Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, UMI menerapkan 3 program utama. Di antaranya penguasaan Informasi dan Teknologi (IT), kedua adalah bahasa asing, dan enterprenurship,” papar Hanafi Ashad.
“Selamat datang bagi mahasiswa baru di FKG UMI. Kalian berada di perguruan tinggi yang tepat dengan kualitas dan prestasi yang telah teruji. Tahun 2020 ini UMI berada dalam peringkat 64 nasional dari duaribu lebih perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Indonesia yang mengikuti klasterisasi,” urai alumni Fakultas Teknik UMI ini.












