Gerakan Jatim Bermasker, Khofifah Gowes Sambil Tegakkan Protokol Kesehatan

Khofifah
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gowes sekaligus tegakkan protokol kesehatan.

TULUNGAGUNG, LINES.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali gowes sembari menyampaikan kepada semua pihak agar terus menggunakan masker. Kabupaten Tulungagung menjadi sasaran Khofifah bersama penyintas Covid-19 dengan gowes sosialisasi protokol pencegahan Covid-19, Minggu (13/9/2020).

Dengan semangat, gubernur perempuan pertama Jatim itu menegaskan bahwa saat ini memakai masker bukan sekedar kewajiban melainkan sebuah kebutuhan bagi masing-masing individu.

“Menggunakan masker ini harus menjadi gerakan bersama,” tegas Gubernur Khofifah sesaat sebelum keliling kabupaten Tulungagung pada Gerakan Jatim Bermasker.

Dimulai dari pendopo Kabupaten Tulungagung, Khofifah bersama jajaran organisasi perangkat daerah Provinsi Jawa Timur di dampingi Bupati Tulungagung, Dandim dan Kapolres menyusuri titik- titik strategis dengan menyinggahi pasar Ngemplak, pasar Kliwon serta sentra UMKM Batik Tulungagung.




Baca juga: Gerak Cepat Pemprov Jatim Atasi Klaster Covid-19 PP Darussalam Banyuwangi

Baca juga: Kapasitas Isolasi dan Tes Cepat Jatim Tertinggi, Satu dari 43 Penduduk telah Jalani Rapid Test

 

Di setiap titik khofifah tidak lupa membagi masker sambil berpesan agar disiplin menggunakan masker yang benar. Sebab menggunakan masker saja belum cukup, melainkan menggunakan masker dengan benar, itulah yang dijadikan benteng terlindungi dari Covid-19.

Selain itu, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa memakai masker adalah salah satu hal sederhana namun memiliki dampak yang besar bagi pemutus mata rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat bisa tetap produktif namun aman dan terlindungi dari Covid-19 jika disiplin memakai masker yang benar.

Di sisi lain, berdasarkan informasi dari pusat krisis Kemenkes RI, apabila semua pihak baik yang sakit maupun sehat memakai masker, tingkat penularan bisa diturunkan hingga 98,5 persen. Bahkan jika diikuti jarak yang aman bisa nol persen.

“Masker ini memberikan signifikansi terhadap perlindungan diri dan orang lain, masker menjaga kita untuk tetap aman dan produktif,” katanya.

Perda protokol kesehatan

Follow Berita Lines Indonesia di Google News.

Follow Channel WhastApp Lines Indonesia di WhastApp.