Fakultas Farmasi dan Kedokteran UMI Laksanakan Tes Jalur Mitra Unggulan Daerah Secara Virtual

Tes Jalur Mitra
Fakultas Kedokteran dan Farmasi UMI melaksanakan Tes Jalur Mitra Unggulan Daerah secara virtual.

MAKASSAR, LINES.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar tes bagi calon mahasiswa baru non reguler atau jalur Mitra Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi, Minggu (6/9/2020).

Dakam keterangan yang diterima, seluruh peserta yang mengikuti tes dari kedua fakultas unggulan di UMI ini berjumlah 201 orang. 143 dari Fakultas Kedokteran dan 58 dari Fakultas Farmasi.

Dekan Fakultas Farmasi Rachmat Kosman MKes Apt mengungkapkan pengawasan tes berbasis Computer Based Test (CBT) dilakukan lewat aplikasi zoom.

“Jalur Mitra Unggulan ini adalah salah satu program dari Fakultas Farmasi untuk mencari calon-calon mahasiswa dari beberapa sekolah unggulan daerah yang ada di Sulawesi Selatan yang telah kami jalin kerjsama. Kami sadar baru beberapa sekolah yang kami jalin kerjasama sehingga kedepan kami akan berupaya menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada di Sulawesi Selatan,” papar Rachmat Kosman.




Baca juga: Andi Asni, Dosen FPIK UMI Beri Pelatihan Pengolahan Ikan Teknik Pembuatan Sambosa Ikan

Baca juga: Daftar Ulang Camaba dan Pembayaran BPP/SPP Mahasiswa UMI Diperpanjang hingga 7 September

 

“Selain itu diluar sulawesi seperti pulau Kalimantan, Maluku, Papua, juga kami akan jalin kerjasama dengan sekolah-sekolah unggulan. Sehingga kualitas input calon mahasiswa baru dari tahun ke tahun akan semakin baik. Kami dari Fakultas Farmasi juga berharap kedepannya lulusan-lulusan farmasis juga akan semakin baik dan Fakultas Farmasi berharap bisa melakukan kerjasama-kerjasama lagi,” sambungnya.

Jalur Mitra Unggulan Daerah dimulai tahun 2018

Sementara itu, Wakil Dekan Satu Fakultas Kedokteran UMI Dr dr H Nasruddin SpOG menyebutkan, sesi kedua ujian seleksi Calon Maba Kedokteran UMI Non Reguler tahun 2020 meliputi Tes Buta Warna dan Pengisian Google Form Status Kesehatan secara Online.

“Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan tes non-reguler jalur Mitra Unggulan Daerah ini kita sudah programkan sejak tahun 2018/2019 dimana program ini dilaksanakan langsung di daerah. Yakni di Gorontalo, Kendari sulawesi Tenggara, Mamuju Sulawesi Barat, dan Palu sulawesi Tengah,” papar dr Nasruddin.

Bedanya, kata Nasruddin, seleksi Camaba FK UMI untuk jalur mitra daerah unggulan tahun ini dilakukam sercara virtual, sebab masih dalam suasana penyebaran Covid-19.




Baca juga: Wakil Rektor I UMI Sosialisasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di ABA YW UMI

Baca juga: Ida Rosada, Dosen Fakultas Pertanian UMI Beri Solusi Pengolahan Cabe Rawit dengan Penerapan Teknologi Budidaya

 

“Yang kedua adalah dulu ujian jalur Mitra Unggulan ini dilakukan sebelum ujian penerimaan mahasiswa baru di UMI atau Reguler dilaksanakan. Namun karena pandemi maka dilakukan setelah ujian Reguler calon mahasiswa baru UMI. Perlu diketahui bahwa ujian mitra unggulan ini dilakulan hanya satu hari, sesi pertama dilakukan pagi hari meliputi tes kemampuan dasar dan tes potensi akademik dan selanjutnya sesi kedua setelah istrahat pada siang hari meliputi tes buta warna dan pengisian google form secara online juga,” sebut Nasruddin.

“Kita berharap proses input ini betul-betul dilakukan secara ketat untuk menjamin kualitas output kita. Kepada mahasiswa juga kalian harus bersyukur dengan menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran dengan 2 program studi yang sudah terakreditasi A dari BAN-PT dan kampus yang terakreditas A pula. Disamping itu Fakultas Kedokteran juga sudah memiliki rumah sakit sendiri yang juga sudah menjadi rujukan untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran,” tutupnya.