MAKASSAR, LINES.id – Founder PT. Saratoga Sedaya Tbk Dr H Sandiaga Salahuddin Uno BBA MBA didaulat menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Kuliah Umum dan Lokakarya Virtual Universitas Muslim Indonesia (UMI), Kamis (13/8/2020).
Turut hadir Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof Dr H Mansyur Ramli SE MSi, Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding SE MSi, WR II Prof Dr H Salim Basalamah SE MSi. WR IV Dr KH Zain Irwanto MA dan Ketua Pengendalian Manajemen Inovasi dan Inkubasi YW UMI Dr Asdar Djamerreng SE MM.
Dalam kegiatan bertajuk ‘Standarisasi Muatan Pembelajaran Kewirausahaan Universitas Muslim Indonesia’ Sandiaga Uno memaparkan banyak hal terkait enterpreneurship. Dihadiri 300 peserta se-UMI dan luar UMI yang berasal dari dosen pengampu hingga profesional wirausaha.
Baca juga: Kuliah Umum dan Lokakarya Virtual UMI, Rektor Tekankan Tiga Program Unggulan
Baca juga: Gelar Kuliah Umum dan Lokakarya Virtual, UMI Akan Hadirkan Sandiaga Uno Sebagai Keynote Speaker
Cepat menemukan peluang
“Saya menegaskan di awal adalah cepat temukan peluang baru. Jadi kita fokuskan untuk menyelesaikan masalah di tengah gempuran pandemi, penghasilan semakin menurun dan kebutuhan semakin meningkat. Salah satu yang bisa dilakukan di awal untuk menjadi pengusaha adalah reseller atau memproduksi kebutuhan-kebutuhan masyarakat seperti produk kesehatan, APD, masker, dan hand sanitizer. Untuk 3 bulan sampai 6 bulan ke depan sangat dibutuhkan dan pastinya didukung digitalisasi,” ungkap Sandiaga Uno.
“Saya mau berbagi mengenai peran digitalisasi untuk meningkatkan penjualan. Sekarang adalah eranya revolusi 4.0. Jadi dengan mengoptimalkan digitalisasi di bidang hal yang berkaitan dengan proses penciptaan nilai tambah mulai dari penjualan online, produksinya menggunakan teknologi, juga lain sebagainya,” sambung Sandiaga Uno.
Mantan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta ini menjelaskan, digitalisasi adalah tools untuk lebih mempercepat marketing payment, flow payment, dan lain sebagainya. Hal itu semua ada dalam genggaman di handphone kita.
Baca juga: Segera Daftar! Pendaftaran Camaba UMI Gelombang II Berakhir 22 Agustus 2020
Baca juga: Dosen Fakultas Pertanian UMI Beri Solusi Ketahanan Pangan Keluarga
“Selanjutnya, cara efektif untuk mengatur keuangan perusahaan. Laporan keuangan itu harus detail dan disiplin. Dimana kita bisa nantinya meningkatkan cash flow kita dengan melakukan penjadwalan ulang sehingga cash yang kita kelola bisa maksimal. Ada cash in dan cash out dalam pembayaran. Sebaiknya yang bisa kita lakukan adalah dengan laporan keuangan yang disiplin,” tuturnya.
Jika tidak dilakukan dengan baik, kata Sandiaga Uno, akan ada kemungkinan bangkrut terlebih di tengah Pandemi Covid-19. Selanjutnya, keuntungan 100 persen tidak boleh untuk pengusaha saja, tapi harus diinvestasikan ke berbagai pos. aAar UMKM bisa berjalan sesuai dengan keinginan. Seperti untuk investasi SDM, mesin, investasi menurunkan biaya produksi, dan investasi lowongan pekerjaan.
Sandiaga bagikan hadiah lima buku
“Itu saja untuk sementara. Sukses untuk UMI, semoga kegiatannya berjalan lancar. Semoga saya bisa hadir secara fisik di lain kesempatan,” kata Sandiaga Uno.
Baca juga: Seminar Internasional FIMA, WD I FK UMI Paparkan Tiga Aspek Utama
Baca juga: FT UMI Gelar Workshop Implementasi E-Jurnal, Harap Tingkatkan Akreditasi
Selain membawakan materi, Sandiaga Uno juga akan membagikan lima buku tentang enterpreneur yang digarapnya bagi lima peserta terbaik.
Ini diungkapkan oleh Ketua Pengendalian Manajemen Inovasi dan Inkubasi YW UMI Dr Asdar Djamere SE MM. “5 buku yang digarap oleh beliau akan dibagikan nantinya,” imbuhnya.
Selain Sandiaga Uno, pembicara lain yang menjadi narasumber diantaranya, Dosen DKV-FSRD-UNS sekaligus CEO Lestude Creative Start Up Centre Ahmad Adib PhD, WR I Dr Ir Hanafi Ashad ST MT, WR V Prof Dr Hatta Fattah.












