AMBON, LINES.id – Gubernur Maluku Murad Ismail mengklaim pasien positif virus corona (Covid-19) berinisial AA, dari Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan sembuh oleh pihak RSUD Haulussy Ambon. Murad mengatakan AA dinyatakan sembuh setelah menjalani tiga kali tes.
“Alhamdulillah, delapan hari setelah dilakukan pemeriksaan kedua, kasus 01 dinyatakan negatif. Sehari berikutnya dilakukan pemeriksaan ketiga, hasilnya juga negatif, dan bersangkutan dinyatakan telah sembuh,” ujar Murad Ismail di Gedung Kantor Gubernur Maluku, Rabu (1/4/2020).
Dilansir CNN Indonesia, AA tercatat sebagai kasus pertama positif corona di Maluku. Dia dirawat di RSUD Haulussy pada Minggu (22/3/2020).
Saat itu, kata Murad, pasien mendapat penanganan medis dengan keluhan demam, batuk dan pilek. Teman kerja korban berjumlah 14 orang juga langsung dikarantina.
Ia menjelaskan dari penelusuran Tim Gugus Tugas, ditemukan sebanyak 102 orang yang pernah berinteraksi dengan pasien 01. Setelah diperiksa, katanya, sebanyak 73 orang dinyatakan negatif, sementara 29 orang lainnya akan diketahui hasilnya nanti.
Baca juga: Dua Kasus PDP Corona di Yogyakarta Meninggal Dunia
Baca juga: Kabar Baik, 22 Pasien RSUP Persahabatan Sembuh dari COVID-19
Sebelumnya, warga Bekasi, Jawa Barat itu sempat dirawat di RSUD Ambon dengan keluhan demam, batuk dan pilek pada Senin (16/3/2020) pekan lalu.
Ia sempat diperiksa swab atau tenggorongan akibat terinfeksi gejala penyakit seperti virus corona saat ia dibawa ke RSUD pada Minggu (15/3/2020) malam.
“Ia mengalami gejala sakit demam dan panas, suhu badannya juga tinggi,” ujarnya.
Apresiasi Gubernur
“Saya apresiasi dukungan berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Baik tenaga medis, Gugus Tugas, TNI-Polri, dan masyarakat,” ucap Murad.
Gubernur mengingatkan perjuangan untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini belum berakhir. Untuk itu, ia berharap Bupati dan Wali Kota beserta semua masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Serta melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19 di lingkungan masing-masing.
“Saya minta kita semua untuk tetap berikhtiar, tetap jaga jarak, dan ikutilah aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, serta tetap berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” ajaknya.
Kasus Covid-19 di Maluku per hari ini tercatat jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 132 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 8 orang. Para ODP dan PDP ini tersebar di 11 Kabupaten/Kota di Maluku.












