MAKASSAR, LINES.id – Dekan Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) Dr Ir H Mukhtar Thahir Syarkawi MT menyampaikan beberapa hasil rapat pimpinan universitas kepada dosen, mahasiswa dan kariawan dalam lingkup Fakultas Teknik di Mushola FT UMI usai melaksanakan sholat dzhur berjamaah, Senin, (16/3/2020).
“Kita akan melakukan lockdown diseluruh kampus Universitas Muslim Indonesia secara terbatas untuk jangka waktu 2 minggu kedepan,” ucap Mukhtar.
Seluruh mahasiswa tidak ada lagi perkuliahan didalam kelas, kampus akan melakukan metode e-learning dengan memanfaatkan seluruh media mulai dari google, WA, dan media lainnya.
Mukhtar melanjutkan, sekarang ini sisa teknisnya. “Saya mau kepada seluruh prodi untuk bisa mensosialisasikan kepada mahasiswanya. Sehingga mahasiswa tidak perlu lagi datang ke kampus untuk hal hal yang berkaitan dengan perkuliahan,” jelasnya.
Sehingga dalam kondisi lockdown kampus tidak menunda perkuliahan, tidak merugikan mahasiswa dan tidak merugikan waktu.
“Kita berharap ini juga menjadi berkah untuk kita karena kita yang tidak familiar dengan sistem online, daring, mungkin dengan kejadian ini menjadikan kita menjadi familiar,” ungkap Mukhtar.
Di masa yang akan datang, kegiatan pembelajaran jarak jauh dimungkinkan terjadi. “Mau tidak mau kita persiapkan. Kalau dulu hanya satu, dua, tiga dosen sekarang semua dosen. Tentu semua dosen harus mempersiapkan diri, karena mahasiswa sudah siap belajar melalui media tersebut,” papar Dekan FT UMI.
Himbauan Dekan untuk memperbanyak ibadah
“Menanggapi wabah corona, kita berharap jangan sampai mahasiswa tidak datang ke kampus tetapi malah pergi jalan jalan,” Mukhtar menegaskan.
Waktu 14 hari ini hanya untuk memutus rantai penyebaran virus. Kalau mahasiswa jalan jalan di mall kemudian terkena virus, satu minggu kemudian masuk di kampus, bisa menyebabkan yang lain terpapar.
Jadi kita harapkan kepada mahasiswa harus sadar juga bahwa program ini bukan hanya untuk kepentingannya. Bukan hanya untuk pembelajaran daring, tetapi yang terpenting adalah bagaimana rantai penyebaran virus itu bisa berhenti.
“Maka dari itu jangan disuruh libur, malah ke tempat wisata, bertemu dengan orang luar negeri, bertemu dengan orang yang mungkin terpapar. Tetapi lebih baik belajar di rumah, gunakan kesempatan ini untuk belajar sekaligus beribadah,” imbuh Dekan FT UMI yang meraih gelar doktor ilmu lingkungan di PPs Universitas Brawijaya, Malang.
Dekan menghimbau, perbanyaklah membaca Al Quran. Surat Al Mulk memiliki keutamaan menghindarkan hal hal yang mungkin terjadi. Membaca Al Quran dapat dilakukan mahasiswa, dan mahasiswa tidak perlu panik. Kita lakukan pencegahan dengan tindakan yang benar.
“Minggu depan akan ada tim untuk melakukan pembersihan di lingkungan kampus UMI,” pungkasnya.












