PASANGKAYU, LINES.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pasangkayu bekerjasama dengan DPD LDII Kabupaten Mamuju Tengah menggelar pelatihan master of ceremony (MC). Pelatihan dilaksanakan di Masjid Baitul Huda, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Minggu, (1/3/2020).
Pelatihan kedua ini dilaksanakan dalam rangka kaderisasi untuk generasi muda mulai usia SLTA yang merupakan salah satu program kerja DPD LDII Kabupaten Pasangkayu tahun 2020. Selain untuk kaderisasi, juga melihat potensi yang bisa dikembangkan dari generasi muda LDII.
Pelatihan dihadiri kurang lebih 40 peserta utusan dari masing-masing PC dan PAC Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah. Hadir sebagai pemateri Ketua DPD LDII Mamuju Tengah Muh Jusuf SAg dan Ketua DPD LDII Pasangkayu Lukman Efendi SPd.

Pelatihan MC Generasi Muda LDII
Pelatihan yang berlangsung mulai pukul 10.00 wita sampai dengan 15.00 wita diisi dengan pemaparan materi, simulasi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 orang setiap kelompok dan simulasi MC dalam sebuah kegiatan.
Materi yang dipaparkan antara lain teknik-teknik MC, apa saja yang harus dipersiapkan, hak dan kewajiban MC serta bahasa tubuh seorang MC. “MC tidak boleh kaku, body languange sangat mempengaruhi MC dalam suatu kegiatan,” ucap Lukman.
Peserta pelatihan diberikan materi berupa slide dan buku 16 hal yang harus dimiliki oleh seorang MC. Buku tersebut juga memberikan beberapa contoh susunan acara kegiatan formal maupun nonformal. Melalui buku tersebut pula diharapkan menjadi pedoman kegiatan yang bisa dikembangkan ketika peserta ditunjuk sebagai MC.

“Sesi terakhir kita adakan simulasi kegiatan. Ada yang berperan sebagai MC, ada yang berperan sebagai tamu dari kepolisian, BNN dan Dinas Kesehatan, serta peserta sebagai audience. Peserta terlihat sangat aktif dan antusias,” Lukman menambahkan.
“Melalui pelatihan ini, harapannya generasi muda LDII bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing. Atau paling tidak untuk kegiatan-kegiatan LDII juga bisa berperan aktif, sehingga tidak kesulitan lagi mencari kader MC,” ujar Lukman.
Muh Jusuf dalam materinya menyampaikan teknik dasar, syarat-syarat dan tugas MC. Berikut cara penyampaian ketika seseorang menjadi MC baik dari ucapannya, body langungenya dan tutur bahasanya. “Termasuk bagaimana menghadapi audience, intonasi dan MC di ruangan terbuka maupun tertutup,” ungkap Jusuf.
Jusuf berharap generasi muda LDII menjadi generasi penerus yang bisa meneruskan generasi sebelumnya dan menjadi generasi yang mandiri. “Mandiri dalam hal kegiatan kemasyarakatan dalam lingkup yang luas,” pungkasnya.












