Angkat Industri Kreatif, Mahasiswa UMI Lolos Penyisihan Abstrak LKTI Nasional 2021

UMI
Mahasiswa UMI lolos seleksi abstrak paper LKTI Nasional 2021.

MAKASSAR, LINES.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional. Satu tim mahasiswa UMI lolos seleksi penyisihan abstrak paper Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional Pekan Ilmiah Lembaga Studi Ilmiah Penalaran (LSIP) 2021 tingkat mahasiswa.

LKTI mengangkat tema “Aktualisasi Peran Generasi Milenial dalam Pengembangan Sumber Daya Lokal Berdaya Saing Tinggi di Era Revolusi Industri 5.0” yang diselenggarakan Universitas Halu Oleo.

Satu tim mahasiswa UMI terdiri dari Febrianti Syamsul (Fakultas Sastra-Ilmu Komunikasi 2018), Irmayanti (Fakultas Pertanian-Agroteknologi 2018), dan A Anna Pangerang (Fakultas Sastra-Ilmu Komunikasi 2019). Bertindak sebagai dosen pembimbing Zelfia SIp MM MIKom yang juga sebagai Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra UMI.

Baca juga: Kampus Merdeka-Merdeka Belajar, WR I: FS UMI Jadi Pusat Pengembangan Bahasa Asing

Saat dihubungi, Febrianti selaku ketua tim mengungkapkan rasa syukurnya bisa lolos tahap awal abstrak paper yang diangkat dengan judul “Peningkatan Industri Kreatif Pengolahan Ikan Bete-Bete Pada Perempuan Nelayan di Desa Ampekale Kabupaten Maros”.

“Di Desa Ampekale memiliki hasil laut yang melimpah, salah satunya ikan bete-bete namun nilai ekonomisnya masih kurang bahkan dibuang jika terlalu banyak. Padahal ikan bete-bete memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan. Jadi kami berinisiatif memberi wadah dalam bentuk industri kreatif,” urainya.

Industri Kreatif

Dijelaskan Febri, industri kreatif diwujudkan dalam bentuk home industry bagi perempuan nelayan di Desa Ampekale baik dari produksi hingga pemasaran. “Kami akan memberikan sosialisasi bagaimana memproduksi ikan bete-bete, memberikan inovasi packaging agar lebih menarik dan memasarkannya melalui media sosial. Selain itu, membuat desain website dan berharap bisa membuatkan website sebagai media pemesanan ikan bete-bete,” jelasnya.

Baca juga: FPIK UMI Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Setelah ini, Febri dan tim akan melakukan penelitian untuk menyusun paper. “Untuk warga Desa Ampekale kami berharap mereka bisa lebih mengoptimalkan pemanfaatan sumber perikanan sehingga meningkatkan perekonomian,” harapnya.

Ia pun berharap, melalui lomba ini dapat mengembangkan skill di bidang penulisan khususnya karya tulis ilmiah. “Semoga ke depannya mahasiswa UMI terus mencetak prestasi, tetap unggul khususnya dalam penulisan, dan UMI memiliki mahasiswa yang bisa mengembangkan potensinya,” tutupnya.