Puncak GEN Ramadan FK UMI Dirangkaikan Nuzulul Quran

FK UMI
Puncak GEN Ramadan FK UMI dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran, Rabu (28/4/2021)

MAKASSAR, LINES.id – Malam puncak Gerakan Energi (GEN) Ramadan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat, Rabu (28/4/2021).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan acara peringatan Nuzulul Quran ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Prof Dr Salim Basalamah MSi yang membawakan sambutan mewakili Rektor UMI.

Kegiatan ini telah berlangsung beberapa rangkaian acara selama bulan ramadan mulai dari tausiah di 10 awal ramadan hingga pembagian sembako dan takjil di sejumlah tempat, khususnya di panti asuhan.

Ketua panitia kegiatan dr Agung menjelaskan, kegiatan yang puncak peringatan dilakukan dengan Nuzulul Quran dan buka puasa ini juga digelar lomba seperti film pendek hingga praklinik.

Sementara, Dekan FK UMI Prof Dr H Syarifuddin Wahid PhD SpPA (K)SpF mengaku, mendukung kegiatan yang produktif dalam berkreasi salah satunya dengan GEN Ramadan seperti ini.

“Ini inovasi berupa kolaborasi antara mahasiswa dengan dosen mendesain acara yang luar biasa secara daring dan luring. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan dan dikembangkan,” kata Guru Besar FK UMI ini.

Baca juga: Bicarakan Kerja Sama, Rektor Unismuh Luwuk Banggai Silaturahmi ke UMI

Baca juga: Dekan FK UMI Visitasi RSUD Andi Makkasau Parepare

 

FK UMI
Puncak GEN Ramadan FK UMI dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran, Rabu (28/4/2021)

Dalam kesempatan ini pula, ia meminta doa para hadirin agar cita-cita FK UMI membuka spesialis dapat terealisasi dalam waktu cepat. “Dimohon doanya bersama agar dimudahkan dan dilancarkan untuk menentukan kemajuan fakultas kedokteran,” tuturnya.

Pembawa hikmah Nuzulul Quran Prof Dr H Andi Husni Tanra PhD Sp An KIC-KMN membahas autofagi pembersihan tubuh dengan puasa. Ia menjelaskan begitu besar manfaat berpuasa.

“Autofagi penting untuk diketahui karena dengan mengetahui kita akan bergairah berpuasa. Semua agama menyuruh berpuasa tapi Islam memliki kelebihan dengan perintah berpuasa. Ternyata di balik itu ada hikmah yang luar biasa perlu diketahui,” jelasnya.

Penelitian tentang autofagi yang menghasilkan Nobel untuk Yoshinori Ohsumi tahun 2016 menunjukkan bahwa ketika kita lapar karena berpuasa selama 8-16 jam maka tubuh akan menghasilkan protein khusus autophagoom di seluruh sel tubuh yang akan menyapu bersih semua sampah dalam plasma sel. Menyapu bersih dirinya sendiri. ” Dengan berpuasa maka seluruh tubuh kita yang jumlahnya 30T akan membersihkan dirinya sendiri,” tegas Prof Husni.

Lanjut dikatakan, puasa selama sebulan membuat Andrea Winter ahli gizi dari UAS, masuk Islam setelah meneliti manfaat puasa selama ramadan dan menemukan bahwa sepuluh hari pertama puasa dapat memperbaharui 10% sel-sel tubuh (fase rahmat), sepuluh hari kedua puasa dapat memperbaharui 66% sel-sel tubuh (fase maghfirah), sepuluh hari ketiga puasa dapat memperbaharui 100% sel- sel tubuh (fase bebas api neraka). “Berpuasa selama sebulan di bulan ramadan membentuk kekebalan tubuh meningkat 10x lipat,” pungkas Prof Husni.