WR III UNM Hadiri Pembukaan SAINS 2021

SAINS UNM
Wakil Rektor III UNM Prof Dr Sukardi Weda menghadiri pembukaan Studi Al-Qur'an Intensif (SAINS), Sabtu (6/3/2021)

MAKASSAR, LINES.id – Badan Pelaksana SAINS (BPS) Mata Kuliah Umum Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Studi Al-Qur’an Intensif (SAINS) pada semester genap 2021 tahun akademik 2020/2021, Sabtu (6/3/2021).

Kegiatan SAINS yang berlangsung secara daring diikuti oleh mahasiswa dari 4 fakultas yang sedang memprogramkan mata kuliah Pendidikan Agama Islam Semester Genap 2021, antara lain FPsi, FT, FMIPA, dan FSD.

Kegiatan SAINS ini turut dihadiri Prof Dr Sukardi Weda, yang juga Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Dr H Amri Rahman Lc MPdI, yang juga Koordinator Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam UNM, Muh Fahriadi Azhari, yang juga Koordinator Umum BPS MKU, Pendidikan Agama Islam UNM.

Muh Fahriadi Azhari dalam sambutannya mengatakan bahwa pemuda adalah agen perubahan (agent of change), yang dituntut untuk meningkatkan intelektualitas dan akhlaknya, sehingga menjadi pemuda yang cerdas dan berkarakter.

Baca juga: Mahasiswa UNM Juara Putri Kampus Intelegensia Indonesia 2021

Baca juga: Mahasiswa Pendidikan Otomotif FT UNM Sabet Juara 1 Honda Sport DYNO Competition

 

SAINS, Best Practice Mata Kuliah Umum Pendidikan Agama Islam UNM

Dr Amri Rahman dalam sambutannya mengatakan SAINS ini adalah rangkaian atau bagian dari mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Amri Rahman juga mengharapkan kepada para peserta untuk betul-betul mengikuti kegiatan SAINS ini dengan serius. “Al-Qur’an adalah sumber atau referensi kita dalam kehidupan,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Prof Dr Sukardi Weda, mengapresiasi kegiatan SAINS ini, yang telah menjadi best practice BPS Mata Kuliah Umum Pendidikan Agama Islam UNM. Dalam sambutannya, Prof Sukardi Weda, berulang kali mengutip ayat dalam Al-Qur’an dan hadis dari sabda Nabi Muhammad SAW.

“Dengan kegiatan SAINS ini, kita berharap para peserta memperoleh manfaat, yang nantinya dapat digunakan dalam beribadah kepada Allah sebagai bekal di hari kemudian kelak, dan juga dapat digunakan dalam bertutur dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Prof Sukardi Weda juga berpesan kepada peserta untuk senantiasa melakukan yang terbaik kepada masyarakat atau orang-orang yang ada di sekeliling kita tanpa memandang ras, status, latar belakang pendidikan, dan profesi seseorang.