Wakil Rektor III UNM Apresiasi Penelitian LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran UNM
Wakil Rektor III UNM Prof Dr Sukardi Weda

MAKASSAR, LINES.id – Muh Mahmud, yang juga Ketua Umum Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) mengapresiasi para tim peneliti dari LPM Penalaran UNM yang telah menyelesaikan penelitiannya dan telah mendiseminasikan serta hasilnya dapat dilihat oleh masyarakat umum, Selasa (5/1/2021).

Muh Mahmud berharap ke-5 penelitian tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama bagi stakeholder yang berhubungan dan bersentuhan langsung dengan penelitian tersebut.

Prof Dr Sukardi Weda, yang juga Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Peneliti dari Divisi Penelitian dan Pengembangan LPM Penalaran UNM yang telah melakukan 5 penelitian di berbagai bidang ilmu, seperti: ilmu sosial, sains, dan teknologi.

“Lebih menarik lagi karena hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dan didiseminasikan pada Selasa, 5 Januari 2021, dan videonya dapat ditonton di YouTube channel,” ungkapnya.

Baca juga: PKK 2017 FT UNM Gelar Fashion Show 2020

Baca juga: Rektor UNM Hadir pada Ramah Tamah FMIPA UNM

 

Lima Penelitian Tim Peneliti LPM Penalaran UNM

Ke-5 penelitian tersebut sangat penting di era kekinian Indonesia kontemporer, sebagai misal, penelitian tentang Konsep Toleransi Beragama pada Remaja Bugis Makassar, sangat urgen diimplementasikan pada masyarakat plural untuk merajuk harmoni dan jauh dari intoleransi.

Lalu ada Rancang Bangun Kumbung Jamur Elektronik Berbasis Mikrokontroller, juga memiliki manfaat untuk dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan sebagai wujud kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat (community development).

Demikian halnya dengan penelitian Sistem Monitoring Alat Pelindung Diri di Kota Makassar, yang sangat penting di era pandemi Covid-19. Pemetaan Fenomena Sinkhole sebagai upaya Mitigasi Bencana di Desa Lebbo Tengae, Maros, juga penting dalam rangka meminimalisasi akibat fenomena alam tersebut.

“Dan tidak kalah pentingnya adalah penelitian tentang Pencari Suaka Kota Makassar: Resiliensi di Tengah Krisis Dana Bantuan, yang telah menjadi fenomena global,” ujar Sukardi Weda.