5 Kepala Daerah Cantik dan Berprestasi dalam Kegiatan LDII

Kepala Daerah LDII
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani secara resmi membuka Musda DPD LDII Luwu Utara ke-IV di Aula La Galigo kantor bupati, Minggu (7/4/2019). (Foto: kabar.news.com)

Bupati Mirna mengatakan bahwa lingkungan masjid dan pondok pesantren yang dibina oleh LDII sangat tertib sesuai standar. Masjid dengan dominasi warna biru nampak sangat megah se-kabupaten Kendal bahkan mungkin Jawa Tengah. Konsep yang luar biasa bernuansa Islami yang khas. Bahkan syiar Islam dilakukan dengan syiar yang adem.

Saat menyampaikan sambutan acara halal bihalal yang bertema “Merajut Keindahan Ukhuwah, Melestarikan Jati Diri Bangsa”, Bupati Mirna sempat mengungkapkan keinginannya untuk bisa mendapat pendidikan hafalan (haflah) Alquran bagi masa depan putranya. Tentu bila hal itu juga diinginkan keluarga.

Khofifah Indar Parawansa
Kepala Daerah LDII
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menutup kegiatan Perkemahan Akhir Tahun (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) LDII ke-40 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Kamis (4/7/2019). (Foto: jombangkab.go.id)

Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi adalah Gubernur Jawa Timur yang menjabat sejak 13 Februari 2019. Perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 19 Mei 1965 ini pernah menjabat sebagai Menteri Sosial Indonesia ke-27 pada masa Presiden Joko Widodo.

Kepada LDII, Gubernur Khofifah mengucapkan terima kasih yang terus aktif memberikan penguatan masyarakat untuk mewujudkan ketahanan keluarga. Hal itu disampaikan Khofifah saat menutup kegiatan Perkemahan Akhir Tahun (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) LDII ke 40 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Wonosalam, Jombang, Kamis (4/7/2019).




Baca juga: LDII Sosialisasi UU Pesantren, Kakanwil Kemenag Jatim: Pesantren adalah Indices Culture of Indonesia

Baca juga: Ratusan Santri dan Guru LDII Berlatih Marketing Digital Bersama Google

 

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kegiatan perkemahan yang melibatkan 4.000 peserta itu berisikan materi-materi penguatan ketahanan keluarga. Mulai dari penerapan nilai anti narkoba, bangun persatuan dan juga entrepreneurship.

“Hari ini kita banyak bicara tentang ketahanan nasional. Tapi kadang kita lupa kalau unit terkecil membangun ketahanan nasional adalah dengan membangun ketahanan keluarga, seperti yang dilakukan LDII ini,” kata Gubernur Khofifah.

Tri Rismaharini
Kepala Daerah LDII
Tri Rismaharini saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VII LDII Kota Surabaya, Minggu (24/5/2015).

Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT adalah Wali Kota Surabaya yang lahir di Kediri, Jawa Timur, 20 November 1961. Wali kota Surabaya yang menjabat dua periode ini terkenal dengan kepemimpinannya yang tegas dan ceplas ceplos.




Baca juga: Rapimnas LDII 2020, Chriswanto Santoso Mendapatkan Dukungan Penuh sebagai PJ Ketum LDII

Baca juga: LDII Hadiri Doa dan Dzikir Nasional untuk Keselamatan Bangsa

 

Ketua DPD LDII Kota Surabaya H Mohammad Amien Adhy  mengatakan, selama ini Pemkot Surabaya sering bekerjasama dengan LDII. Hal itu ia sampaikan saat Musyawarah Daerah (Musda) LDII Kota Surabaya di Aula Pondok Sabilurrosyidin, Jalan Gayungan, Surabaya, yang dihadiri Wali Kota Risma, Minggu (24/5/2015).

Risma hadir dalam Musda LDII Kota Surabaya dan meneken ikrar dukungan anti kekerasan dan radikalisme bersama Forpimda Kota Surabaya. “LDII sangat bagus selama ini membina generasi mudanya. Yakni, pemberantasan narkoba, anti kekerasan dan radikalisme,” ucap Risma.