LUWU, LINES.id – Sebagai bentuk pembinaan generasi muda, Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kamanre melaksanakan kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI), Sabtu (15/8/2020). Bertempat di Masjid Babul Royan Cilallang, dihadiri oleh 52 generasi muda LDII.
Kepala KUA Kecamatan Kamanre Ahmad Sattu SH MH dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur terhadap pembinaan generasi muda yang dilakukan LDII. “Generasi LDII bagus bacaan Alqurannya. Kami berpesan agar masyarakat bisa mencontoh pembinaan generasi muda yang LDII lakukan,” ungkapnya.
Sementara itu Lurah Cilallang Imran SH MH berpesan agar kita jangan takut meninggalkan generasi yang lemah. “Jangan sampai menjadi generasi yang lemah ilmu dan lemah iman. Maka kehadiran generasi muda pada kegiatan CAI ini adalah untuk menuntut ilmu. Ilmu dunia tanpa dibarengi dengan basic iman maka akan rusak,” tuturnya.
Baca juga: Buka CAI LDII, Kades Buriko Ajak Generasi Muda Bersinergi Bangun Desa
Baca juga: Dibuka Secara Daring, Wagub Bali: Permata CAI LDII Ajang Pembentukan SDM Unggul

H Massinring SH MSi Camat Kamanre memberikan apresiasi kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan ini di tengah mewabahnya pandemi corona dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Kecamatan Kamanre berterima kasih kepada LDII yang telah melakukan pembinaan generasi penerus bangsa. Pembinaan generasi diharapkan menjadi pelanjut generasi sebelumnya. Untuk itu para peserta agar mengikuti kegiatan CAI ini dengan baik. Karena kalau agama kita bagus maka semua akan bagus,” paparnya.
Tri sukses generus

LDII dalam hal ini tidak henti-hentinya memberikan pembinaan kepada generasi muda dalam rangka mencapai tri sukses generus. Yakni berakhlakul karimah, berilmu, dan mandiri. Pembinaan dilakukan hingga tingkat PAC, agar para generasi tumbuh menjadi generasi yang tangguh.
Baca juga: Wakil Sekretaris KPEU MUI Pusat Ajak Warga LDII Rukun Kompak Hadapi Pandemi Covid-19
Baca juga: Ribuan Warga Ikuti Pengajian Akbar Online LDII, Kiat Hadapi Cobaan Covid-19
Selain itu, pembinaan generasi diupayakan menjadi generasi yang menguasai ilmu agama dengan baik dan menguasai bacaan Alquran, tadabbur Alquran serta penguasaan dalam pengamalan. Yakni generasi yang selalu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah.
Cita-cita tersebut harus terus dihidup-hidupkan agar pembinaan terus berjalan hingga hari kiamat. Apabila pembinaan generasi terus berjalan maka akan selalu tumbuh generasi-generasi yang cinta pada Alquran. Kunci keberhasilan pembinaan generasi muda tentu dilakukan semata-mata dengan niat karena Allah.












