Webinar Lintas Negara FK UMI Bahas Profesi Dokter hingga Atasi Pandemi Covid-19

FK UMI
Webinar lintas negara Fakultas Kedokteran UMI (Indonesia-Madinah-Jepang), Sabtu (13/6/2020).

 “Karena yang bersifat umum seperti hadist dan lain sebagainya sudah diketahui banyak orang tentang kurma ini karena itu yang dianjurkan oleh Nabi,” sambung Prof Syarifuddin.

Sehingga kata Prof Syarifuddin, seorang akademisi kesehatan, tidak boleh berhenti mendalami manfaat buah atau tumbuhan yang memberikan banyak nutrisi bagi kesehatan seperti yang banyak dijelaskan oleh hadis.

“Sekarang yang secara sainstes bagaimana mekanisme sainstesnya sehingga apa yang dikatakan Nabi itu perlu terus diuji secara akademis,” paparnya.




Baca juga: Perluas Kerjasama, UMI dan Kemenkumham Tandatangani MoU Secara Virtual

Baca juga: Jadi Pembicara dalam Webinar Leader Talk, Dekan FTI UMI Bicara Konsekuensi New Normal

 

Sementara itu, Dr dr Nasruddib AM yang bertindak sebagai moderator menjelaskan, para peneliti hadis sampai saat ini juga masih terus mengembangkan penelitian kesehatan berdasarkan keterangan hadis nabi.

“Jadi memang, saudara-saudara sekalian apabila kita berada di Universiti Islam Madinah, para perawih hadist itu luar biasa mereka memberikan kita apresiasi. Mereka ternyata sampai hari ini masih mengkaji beberapa hadist tentang kurma, ajwa, dan beberapa yang lain. Dan ternyata mereka sangat memberikan kita (islam) apresiasi untuk mengkaji secara saintic, secara ayat-ayat kauniah, bagaimana ajwa dan yang lain sedangkan mereka mengkaji dari perspektif ayat-ayat kauliyah,” tutur Nasaruddin.

Sementara Dr Andi Visi Kartika banyak menjelaskan mutasi Virus Corona sejak awalnya munculnya beberapa tahun lalu. Kemudian Dr Amrizal menerangkan upaya penelitian yang terus dilakukan demi menciptakan vaksin berbagai jenis penyakit akibat virus corona.

Diskusi yang berlangsung apik ini terselenggara kurang lebih empat jam. Peserta dan narasumber terpantau akrab, dan tidak sedikit mereka saling menyapa.