MAMAMPANG, LINES.id – Kegiatan berkumpul dalam rangka ibadah masa pandemi Covid-19 perlahan mulai dibuka. Seperti sholat jumat di masjid, namun tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.
Begitu pula dengan pengajian rutin Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) belum dilaksanakan sebagaimana kondisi normal.
Untuk itu, warga Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kelurahan Mamampang, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa Sulsel, memanfaatkan teknologi untuk melaksanakan pengajian.
Baca juga: Kesbangpol DKI Jakarta Koordinasikan Ide Ketahanan Pangan Ala LDII
Baca juga: Bantu Kelancaran Tugas dan Fungsi LDII, Bupati Serahkan Mobil Operasional
Pengajian dilaksanakan secara online, yang dapat diakses melalui handphone sehingga memberi kemudahan bagi peserta pengajian.
Ustaz Abdul Fatah selaku pembina Pimpinan Cabang (PC) LDII Tinggimoncong menjelasakan bahwa umat islam harus tetap mendapat siraman rohani. “Serta pembinaan mental spiritual dalam bentuk nasihat dan ilmu agama,” ucapnya.
Ia menambahkan, rohani juga membutuhkan nutrisi dan menuntut ilmu adalah keharusan. “Kapan pun, dimana pun, dan dalam situasi bagaimana pun harus tetap mencari ilmu,” imbuhnya.
Baca juga: Silaturahim Syawal, Forkopimko dan LDII Diskusikan Perkembangan Covid-19
Baca juga: LDII Jayapura Hadiri Sosialisasi Persiapan Teknis Masjid Menuju New Normal
Menurutnya, hidup di era elektronik digital yang sudah maju kita memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan melalui handphone. Hal ini tentunya mendukung selama kita dianjurkan untuk tetap di rumah saja selama wabah Covid-19 masih berlangsung.
“Hidup di era digital ini harus kita manfaatkan untuk kelancaran ibadah kepada Allah Swt. Yakni dengan melaksanakan pengajian online yang bisa diakses di rumah masing-masing,” jelas Abdul Fatah.
Sebagai umat islam kita selalu mencari cara agar kebutuhan rohani tetap terpenuhi. “Yaitu diisi dengan ilmu agama. Jangan sampai kosong, karena kalau kosong nanti syaitan yang mengisinya,” pungkasnya.












