Gubernur Rohidin Yakin Penerapan New Normal di Bengkulu Dimulai Pertengahan Juni

New Normal
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat dialog interaktif dengan tema “Menuju Tatanan Hidup Baru/New Normal” bersama pendengar Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Bengkulu, Selasa (9/6/2020).

BENGKULU, LINES.id – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meyakinkan penerapan New Normal di Bengkulu akan dimulai pada pertengahan Juni ini. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Rohidin saat dialog interaktif dengan tema “Menuju Tatanan Hidup Baru/New Normal” bersama pendengar Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Bengkulu, Selasa (9/6/2020).

Dijelaskan Gubernur Rohidin, Bengkulu masuk klaster kedua penerapan New Normal bersama beberapa provinsi lain yang secara resmi akan diumumkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

“Insyaallah kalau tidak ada perubahan, di atas tanggal 15 Juni ini Bengkulu sebagai salah satu provinsi yang diperbolehkan menerapkan tatanan hidup baru. Mudah-mudahan dengan persiapan lebih kurang sekitar satu minggu ini masyarakat semakin paham. Kemudian semangat dan rasa percaya diri kita semakin kuat. Di sisi lain kesiapan kita menangani kasus juga betul-betul harus maksimal,” papar Gubernur Bengkulu kesepuluh ini.




Baca juga: Pemprov Bengkulu Lakukan Evaluasi Penanganan Covid-19, Ini Hasilnya

Baca juga: Draf Kebijakan New Normal Masih Digodok, Ini Pesan Gubernur Sumut

 

Gubernur Rohidin juga meminta seluruh bupati/walikota secara gencar menggelorakan wajib pakai masker bagi masyarakat yang ke luar rumah, sering cuci tangan dan jaga jarak.

Persiapan menuju tatanan baru ini, jelas Gubernur Rohidin, juga didorong dengan optimisme dan memulai aktivitas normal dengan tatanan hidup yang baru.

“Persiapan menuju new normal ini pertama kali adalah mendorong kegiatan sosial keagamaan berjalan kembali, terutama masjid dan tempat ibadah lain. Untuk itu pertama kali yang saya datangi adalah masjid. Sejak minggu lalu kita sudah melaksanakan Jumatan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” terang lulusan UGM ini.

Lanjut Gubernur Rohidin, aspek lain adalah kegiatan ekonomi yang kembali menggeliat seperti pasar dan perbankan. Begitupun dengan aktivitas pendidikan yang kembali akan berlangsung.