PANGKALAN BUN, LINES.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Polda Kalteng, Korem 102/Panju Panjung dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah. Terus melakukan Rapid Test massal di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kalimantan Tengah.
Pemprov Kalteng melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalteng bekerjasama dengan Polda Kalteng, Korem 102/Panjung dan Kejaksaan Tinggi Kalteng melakukan Rapid Test massal. Terhadap 1.400 orang pengunjung Pasar Indra Sari Kecamatan Arut Selatan Pangkalan Bun dan Pasar Cempaka Kecamatan Kumai, Sabtu (6/6/2020).
Hasil Rapid Test massal terhadap 1.400 warga tersebut tercatat 25 orang di antaranya menunjukkan hasil reaktif dan akan dikarantina secara terpusat maupun mandiri untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan SWAB. Apabila hasil pemeriksaan SWAB positif Covid-19 maka yang bersangkutan dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Luwu Timur Gelar Rapid Test Massal Gratis Besok, Warga Cukup Tunjukkan KTP
Baca juga: Pasar Kliwon Kudus Tetap Buka Meski Ada 6 Orang Hasil Rapid Test-nya Reaktif
Rapid test massal di Pasar
Rapid Test massal juga dilaksanakan di Pasar Karang Mulia Kecamatan Pangkalan Banteng, Minggu (7/6/2020). Untuk Rapid Test massal di 3 lokasi pasar tersebut disiapkan 2000 alat Rapid Test yang didukung 70 tenaga kesehatan termasuk 50 orang bertugas di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran selaku Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalteng didampingi anggota DPR RI Dapil Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedy Prasegtyo, Danrem 102/PP Brigjen TNI Sudaryanto dan Kajati Kalteng Mukri. Saat memantau Rapid Tes massal tersebut mengungkapkan Kalteng berada di urutan ke-13 se-Indonesia dalam jumlah terkonfirmasi positif sehingga dinilai rentan.
Untuk itu Rapid Test massal digelar di sejumlah wilayah, khususnya pasar yang dinilai sebagai tempat berinteraksi banyak orang. “Keinginan kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kita harus menekan dengan melaksanakan Rapid Test dan tracing. Yang terpenting bagaimana mengkarantina dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas Gubernur.
Sugianto Sabran mengharapkan…












