Warga Membludak, Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Tutup Sementara Pasar Murah Sembako

Pasar murah sembako
Spanduk penutupan Pasar Murah Sembako karena tidak adanya protokol kesehatan Covid-19, Selasa (19/5/2020) (Foto: kompas.com)
12.000 paket disiapkan Dinas Koperasi dan UMKM

Pelaksanaan pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Juga untuk membantu UMKM yang kesulitan pada saat ini. Total ada 12.000 paket yang disiapkan Dinas Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan mitra-mitra untuk pasar murah ini.

Pada tiap lokasi, Dinas Koperasi dan UMKM Sumut menyiapkan 600 paket sembako yang bisa dibeli dengan harga murah oleh masyarakat. Kita menyiapkan 600 paket per titik, tetapi dalam prosesnya harus ada yang dilebihkan karena banyaknya masyarakat yang datang,” kata Ridho.

Tercatat, ada 4 jenis bahan kebutuhan pokok yang dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga di pasaran, yaitu beras, gula, minyak goreng dan telur. Namun masyarakat yang ingin membeli harus mengikuti protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, seperti memakai masker, tetap menjaga jarak dan cuci tangan sebelum masuk lokasi pasar murah.

Baca juga: Bisa Dicontoh! Pasar Tradisional Salatiga Terapkan Physical Distancing

Baca juga: Ganjar Pranowo: Prioritaskan Beli Dagangan Orang Terdekat

 

Sementara itu, di lokasi pasar murah Gedung Serbaguna Jalan Pancing Medan terlihat pajangan sejumlah spanduk bertuliskan “Pasar Murah Sembako Dihentikan Karena Tidak Memenuhi Protokol Kesehatan Mohon Dimaklumi”.

Sedangkan di tiga lokasi lainnya, seperti di Lanud Soewondo (Eks Bandara Polonia), Batalyon Zeni Tempur 1 dan Rumah Dinas Walikota Binjai, pasar murah tetap digelar seperti sebelumnya. Warga sangat antusias membeli sembako murah. Namun tetap tertib dan mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker, tetap menjaga jarak dan cuci tangan sebelum masuk lokasi pasar.