POLEWALI MANDAR, LINES.id – Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar (KPM-PM) Cabang Binuang melakukan kegiatan Bakti Sosial ke Desa Kaleok, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman.
Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu dimulai pada hari Sabtu, (08/02/2020) sampai dengan Sabtu, (15/02/2020).
Muhammad Arif Majid selaku ketua KPM-PM Cabang Binuang mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata tridharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. “Kegiatan ini merupakan program kerja tahunan KPM-PM Cabang Binuang Periode 2019/2020,” ucapnya.
Kegiatan bakti sosial ini pertamakali diadakan di KPM-PM Cabang Binuang. “Oleh karena itu kita mengangkat tema Langkah kecil untuk manfaat yang besar dalam membangun rasa peduli kepada masyarakat,” tambahnya.
Ada empat item kegiatan bakti sosial yang dilakukan yaitu mengajar, peremajaan tempat ibadah, pembuatan taman baca dan pengembangan spot wisata. “Semua item kegiatan itu kami pusatkan di wilayah Dusun kaleok, Desa Kaleok,” terang Arif.
Empat item Bakti Sosial

Mengajar dilakukan di SDN PadangKula Desa Kaleok. Peremajaan tempat ibadah dilakukan di Masjid Nuruttaqwa, Gereja Khatolik dan Gereja Protestan. Pembuatan Taman Baca dipilih di pekarangan Kantor Desa Kaleok. Pengembangan tempat wisata dilakukan di Air terjun Kadinginan yang berjarak kurang lebih 2 KM dari kantor Desa.
Adapun tujuan bakti sosial ini untuk mensosialisasikan Lembaga KPM-PM Cabang Binuang kepada masyarakat. Membangun hubungan emosional antara mahasiswa dengan masyarakat, serta bagaimana kita mahasiswa mampu mengembangkan dan memajukan selangkah Desa Kaleok dari sebelumnya baik dari segi pendidikan, maupun potensi desa yang ada seperti wisata.
“Kami juga memiliki kegiatan tambahan seperti nonton bareng setiap malam dengan masyarakat setempat agar hubungan emosional kita betul betul terbangun,” ungkap Arif.
Bakti sosial yang kami adakan juga melibatkan beberapa lembaga untuk berpartisipasi yaitu, Polres Polman, Dinas Perpustakaan Arsip Kabupaten Polman, Komunitas Jendela Pendidikan, Pemuda Silopo, Komunitas Bajoe Maju, dan Pattae.com. Sekitar 30 orang ikut mensukseskan kegiatan ini.
“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada jajaran pemerintah desa dan masyarakat yang terlibat langsung di lapangan untuk mensukseskan kegiatan ini. Juga tak lupa pula saya memohon maaf jika selama kegiatan berlangsung ada kesalahan atau kekeliruan yang saya lakukan,” ujar Arif.
Arif melanjutkan, kami berharap agar pemerintah terus mendukung dan mensupport kegiatan kegiatan seperti ini guna salah satu langkah untuk memajukan dan mengembangkan daerah yang kita cintai.












