Nurdin Abdullah Buka MUBES V IKM PARE

Sukardi Weda
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBS UNM

Melaporkan dari Makassar

 

MAKASSAR, LINES.id – Badan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Masyarakat Parepare (IKM Pare) melaksanakan Musyawarah Besar V bertajuk “Mengikat Persaudaraan, Menggapai Harapan, Parepare Maju,” di hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (1/2/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah dan Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen. Pol Drs. Mas Guntur Laupe, S.H., MH yang keduanya lahir dan besar di Parepare. Turut hadir Walikota Makassar, Dr. H. Iqbal Samad Suhaeb, Walikota Parepare, Dr. H. Taufan Pawe, Wakil Walikota Parepare, H. Pangerang Rahim, Ketua dan Anggota DPRD Kota Parepare, Sekda Kota Parepare, Marsekal Muda Hasan L.

Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Masyarakat V Pare dihadiri sekitar 300 orang

Para Pejabat Struktural Kota Parepare, para Pengurus, Dewan Penasehat, dan Dewan Pakar IKM Pare, para Ketua Cabang IKM Pare se-Indonesia. Sejumlah profesor yang juga Dewan Pakar IKM Parepare, sejumlah akademisi asal Parepare yang berkiprah di sejumlah perguruan tinggi di Makassar, para tokoh masyarakat asal Parepare, dan tamu undangan dari berbagai instansi.

Sambutan Ketua Umum IKM

Ketua Umum IKM Pare, Drs. H. Andi Syamsul Mallarangeng, dalam sambutannya mengatakan keberhasilan suatu bangsa, ditentukan oleh karakter yang dimiliki oleh bangsa itu. Orang Bugis Makassar memiliki karakter dan kearifan lokal, sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge. “IKM Pare adalah wadah kekeluargaan orang yang lahir dan pernah tinggal di Parepare,” ujarnya.

Sipakatau, Sipakainge, Sipakamase, Sipakalebbi merupakan nilai luhur yang dijadikan motivasi dalam berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara Republik Indonesia. Dalam falsafah Bugis Makassar dikenal kearifan lokal siri’ yang dijadikan sebagai motor penggerak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Siri’tami Rionroang ri Lino,” tegasnya.

Sambutan Walikota Parepare

Walikota Parepare, Dr. H. Taufan Pawe, S.H., M.H. dalam sambutannya mengatakan Mubes V adalah wadah untuk memberikan sumbangsih untuk kemajuan Kota Parepare. “Alhamdulillah di Parepare ada Monumen Cinta Sejati dan Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie yang akan menjadi rumah sakit regional di Sulawesi Selatan dan dibangun atas sinergitas Pemerintah Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Parepare, dan akan menyiapkan 44 dokter spesialis,” tambahnya.

IKM Pare seharusnya menjadi tempat untuk menyatukan energi-energi positif untuk membangun Kota Parepare. Taufan Pawe berharap Mubes ini menghasilkan pengurus yang visioner dan dapat bersinergi untuk membangun Kota Parepare.

Sambutan Kapolda Sulsel

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen. Pol Mas Guntur Laupe, mengawali sambutannya dengan menyebut dan menyapa 15 Dewan Pakar yang sempat hadir, diantaranya, Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, Prof. Dr. Tahir Kasnawi, Prof. Dr. Faisal Abdullah, Prof. Dr. Oslan Jumadi, Prof. Dr. Rahmat, M.S., Prof. Dr. Said Karim, Prof. Dr. A. Pengerang Moenta, Sukardi Weda, Prof. dr. Syarifuddin Wahid, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad.

Mas Guntur Laupe, mengatakan bahwa Mubes IKM Pare merupakan wadah untuk membangun sinergitas. Irjenpol Mas Guntur Laupe juga memaparkan berbagai isu lokal, nasional, dan global, mulai dari isu politik, pilkada, corona, narkoba, dan lain-lain dan beliau berharap kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, dan dapat berkontribusi untuk pembangunan Sulawesi Selatan.

Turut hadir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBS UNM, Profesor Sukardi Weda (batik coklat)
Sambutan Gubernur Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, M.Agr. dalam sambutannya mengatakan bahwa Parepare dari dulu menjadi kota jasa dan indah dan membuat ekonomi kita menggeliat. Pembangunan Parepare dapat diwujudkan kalau kita bersinergi. RS Hasri Ainun Habibie yang ada di Parepare sangat strategis untuk melayani pasien di Sulawesi Selatan. Nurdin Abdullah juga berkisah masa kecilnya ketika sekolah di SMP Negeri 4 Parepare sering menumpang di mobil korem yang tidak punya rem, kebetulan SMP 4 berdekatan dengan Korem. “Selamat bermusyawarah,” tutupnya.

Sekjen IKM Pare, Arqam Asikin mengatakan tamu undangan dalam pembukaan Mubes V IKM Pare sekitar 300 orang dari berbagai elemen masyarakat Parepare, baik mereka yang berkiprah di tingkat nasional maupun di tingkat lokal.

Mubes V IKM Pare akan memilih ketua umum dan pengurus pusat masa bhakti 2020 – 2025.