MAKASSAR, LINES.id – Bertempat di Rumah Makan Ulu Juku, Panakkukang, Makassar pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Silaturahim dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, Sabtu (18/01/2020).
Pertemuan yang berlangsung santai dihadiri beberapa pengurus MUI Sulsel dan beberapa pengurus harian DPW LDII Sulsel. “LDII berperan sebagai pelayan umat dan sebagai mitra pemerintah,” ungkap Dr. Abri, MP selaku ketua DPW LDII Sulsel mengawali sambutannya. Visi misi LDII tidak lain adalah mewujudkan masyarakat Indonesia yang berakhlakul karimah, membangun masyarakat madani yang mempunyai karakter jujur, amanah, rukun, kompak, kerjasama yang baik, mujhid muzhid dengan misi berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia. “Visi misi inilah LDII berusaha mensinergikan dengan pemerintah daerah maupun secara nasional,” ujarnya.

Sampai dengan saat ini LDII sudah eksis di 34 provinsi. Abri menambahkan, ada dua program yang dibangun LDII yaitu mendorong kesalehan individu dan kesalehan sosial. “Dalam rangka mendorong kesalehan individu, rencana bulan Maret 2020 nanti akan mengadakan pengajian akbar di Sidrap dengan mengundang MUI,” tambahnya. Adanya silaturahim seperti ini diharapkan kesalehan individu dapat terlaksana dengan baik.
Selanjutnya, program yang kedua adalah kesalehan sosial. Dalam mewujudkannya, DPW LDII Sulsel telah menggelar pelatihan digital marketing berbasis syariah. Terlebih lagi, masuk era 4.0 jangan sampai umat di Indonesia terombang-ambing dengan persoalan memperkaya diri. “Maraknya penjualan melalui online harus tetap memperhatikan prinsip syariah, kalau tidak akan membuat malapetaka,” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Abri menegaskan kembali bahwa umat islam tidak bergerak statis tetapi dinamis, bergerak dengan cara-cara yang syariah sehingga dapat menguasai teknologi dengan baik. “Harapannya kerjasama dibidang ekonomi digital berbasis syariah dapat dirumuskan hari ini,” tutup Abri.












