MAKASSAR, LINES.id – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) IX Prof Dr Jasruddin MSi mengatakan, Universitas Muslim Indonesia (UMI) sudah saatnya menjadi kampus ulil albab. Hal itu ia ungkapkan saat memberikan sambutan pembukaan Milad UMI ke-67, Senin (1/2/2021).
“Ulil albab adalah orang-orang yang senantiasa memikirkan Allah baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring. Mereka senantiasa berpikir tentang Allah mengenai ciptaanNya. Mereka berkata tidak ada satupun yang Allah ciptakan dalam keadaan sia-sia,” jelas Prof Jasruddin.
Oleh sebab itu, katanya, sesuai dengan simbolnya sudah sangat pantas UMI menjadi pelopor yang ulil albab.
“Artinya, ulil albab itu kampusnya membumi tapi menuju langit. Kampus membumi adalah kampus yang berkontribusi dalam segala aspek kehidupan,” tandasnya.
Lebih lanjut, Prof Jasruddin berharap UMI harus menjadi pelopor apa yang diciptakan Allah itu menjadi manfaat untuk manusia. UMI harus mampu membaca tanda-tanda yang diberikan tuhan terhadap ciptaanNya.
Baca juga: Tim Medis FK UMI Bersama AMDA Fokus Penanganan Trauma Healing Korban Gempa Sulbar
Baca juga: Menyisakan 16 Peserta, Pemilihan Duta Mahasiswa Kampus Islami UMI Masuk Tahap Grand Final
Ia mencontohkan, teknologi tepat guna yang dikembangkan oleh Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI yakni solar cell menjadi viral dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Inilah UMI yang diharapkan menjadi kampus ulil albab,” kata Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.
Saat ini, sambung Prof Jasruddin, UMI sudah dalam posisi aman, karena sudah menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di luar pulau jawa baik versi kemendikbud maupun webometrics.
“Untuk awal tahun ini hanya satu perguruan tinggi swasta yang masuk dari luar Pulau Jawa yaitu UMI dengan meraih peringkat 79 versi webometris. Tahun 2021, semoga UMI masuk peringkat 50 besar,” harapnya.
Ia juga berharap, UMI menjadi kampus yang bisa menerapkan kampus merdeka, merdeka belajar. “Kampus yang memadukan antara pengetahuan kampus dan praktik di lapangan, sehingga mahasiswa akan mampu bersaing dan berkontribusi ke depannya,” tutupnya.












