PONTIANAK, LINES.id – Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) serta mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak menanam 3.000 bibit mangrove, Sabtu (31/10/2020).
Penaman dilakukan di pesisir Tanjung Burung Mempawah, dimana lokasi ini memiliki ancaman abrasi yang cukup besar. Camat Mempawah Hiir, Kuntum Indah mengapresiasi gerakan peduli lingkungan oleh LDII Kalbar, IAP, dan mahasiswa Untan.
“Saya apresiasi kegiatan peduli lingkungan khususnya di pesisir pantai. Mudah-mudahan dapat banyak manfaat,” ujarnya.
Ia juga berharap agar kegiatan serupa terus digalakan.”Kegiatan ini diharapkan berkelanjutan. Dan cakupan peserta yang menanam bertambah dan semakin luas,” harapnya.
Baca juga: Bersama Remaja LDII, Warga Sulap Lorong Menjadi Bernilai Estetis
Baca juga: Pelantikan Pengurus, LDII Jambi Tanamkan Sikap Islam Moderat Religius
Sementara itu, Ketua DPW LDII Kalbar Susanto, di sela-sela kegiatan penanaman mengatakan berdasarkan penjelasan pihak kelurahan, pada tahun 2019 di lokasi pesisir ini terjadi abrasi sepanjang 20 meter.
“Semoga upaya ini dapat mengurangi ancaman abrasi pantai. Alhamdulillah mangrove yang kami tanam hari ini sebanyak 3.000 bibit,” kata Susanto.
Susanto menambahkan, titik lokasi penanaman agak jauh dari pantai. “Lokasi yang kami tanam sekitar 30 meter dari bibir pantai, dengan harapan satu tahun ke depan mangrove sudah tumbuh subur sehingga dapat mencegah abrasi,” ungkap Susanto.
Dalam kesempatan itu juga Susanto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berkolaborasi dalam kegiatan ini.












