MAKASSAR, LINES.id – Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengikuti Ujian Pengetahuan Dasar berbasis Computer Based Test (CBT) secara online, Kamis (16/7/2020). Wakil Rektor I UMI Dr Ir H Hanafi Ashad IPM MT mengatakan, tes bagi kedua fakultas ini merupakan tes khusus dengan Ujian Pengetahuan Dasar berbasis CBT secara online.
“Camaba Fakultas Kedokteran UMI akan dilanjutkan ujian TPA pada besok, Jumat (17/7/2020), juga dengan CBT system,” ungkap Hanafi Ashad via telepon.
Dalam memaksimalkan kesiapan peserta ujian, kata Dr Hanafi Ashad, panitia telah menggelar simulasi ujian online, Rabu 15 Juli kemarin. Di kesempatan itu, koordinator pengawas memaparkan sop dan tata tertib ujian bagi camaba.
“Peserta juga telah menerima salinan lengkap SOP dan tata tertib tersebut jauh hari sebelumnya. Melalui laman resmi penerimaan Camaba UMI di spmb.umi.ac.id,” ujar alumni Fakultas Teknik UMI.
Baca juga: MT Ukhuwah UMI Salurkan Bantuan Korban Banjir Masamba
Baca juga: Banjir Masamba, 4.930 Rumah Terendam 21 Warga Meninggal Dunia
Teknis ujian
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Dr dr H Nasruddin MKes MKes MARS SpOG(K) saat ditemui di sela pemantauan ujian online. Mengatakan bahwa pelaksanaan USM Camaba Fakultas Kedokteran UMI, pihaknya menyiapkan Tim Pengawas Ujian CBT terdiri atas 3 orang tim IT, 13 dosen dan dibantu 2 orang pegawai.
“Tim pengawas ujian mempersiapkan kebutuhan ujian, membagikan link zoom meeting kepada peserta ujian. Serta melakukan pengawasan selama ujian berlangsung melalui zoom dengan kapasitas 1 dosen pengawas untuk 24 peserta ujian,” tutur dr Nasruddin.

Alumni Fakultas Kedokteran UMI ini menambahkan, setelah semua posisi peserta telah sesuai, maka koordinator pengawas kembali membacakan tata tertib dan petunjuk menjawab soal ujian menggunakan CBT. Lalu, peserta ujian dipersilahkan untuk melakukan uji coba komputer dan menanyakan jika ada masalah teknis kepada IT sebelum ujian dimulai.
“Bagi peserta ujian yang mengalami masalah, akan dipandu langsung oleh pengawas masing-masing melalui zoom meeting,“ ujar dr Nas, sapaan akrabnya.
Baca juga: UMI Kembali Tutup Aktivitas Kampus Hingga 2 Agustus
Baca juga: Wali Kota Risma Nangis Saat Pemakaman Chandra Oratmangun, Ini Faktanya
“Bagi peserta ujian yang ditemukan melakukan pelanggaran tata tertib ujian CBT, maka akan dikenakan sanksi berupa pembatalan ujian. Akan dikeluarkan dari link ujian serta dicatat dalam berita acara ujian,” sambungnya.
Ujian online di Fakultas Farmasi
Pelaksanaan ujian online di Fakultas Farmasi, Rahmat Koesman MKes Apt mengiyakan mekanisme pelaksanaan ujian bagi Camaba kurang lebih sama dengan Fakultas Kedokteran UMI.
“Tim Pengawas Ujian mempersiapkan kebutuhan ujian dan berita acara ujian serta melakukan briefing sebelum memasuki room ujian. Setelah memasuki room ujian, pengawas melakukan presensi peserta dan pengecekan posisi ujian peserta,” imbuhnya yang juga ditemui di sela-sela aktivitas mengawas ujian.
“Tim IT mengawasi pelaksanaan teknis ujian CBT. Diantaranya proses masuk zoom meeting, penggunaan aplikasi ujian dan kendala teknis dalam pelaksanaan ujian. Dalam pelaksanaan ujian, masih ditemukan kendala bagi calon mahasiswa baru. Diantaranya jaringan, dan perangkat yang digunakan tidak kompatibel. Padahal SOP jauh-jauh hari sudah disampaikan. Meski demikian, panitia telah sigap membantu jika terjadi masalah teknis,” tambahnya.












