TBM FK UMI Salurkan Bantuan di Lokasi Longsor Palopo

TBM FK UMI
Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran UMI saat bergerak membantu korban banjir di Jeneponto.

MAKASSAR, LINES.id – Tim Bantuan Medis (TBM) Fakukultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) langsung bergerak cepat pasca musibah longsor yang terjadi di Jalan Poros Palopo-Toraja beberapa waktu lalu.

Rombongan FK UMI berangkat menuju lokasi longsor pada pukul, 10.00 WITA  dengan menggunakan 2 mobil, Sabtu (11/7/2020).

Dalam data resmi yang diterima, Senin (13/7/2020), tim yang berangkat ke lokasi diantaranya dr Azizah Raharwin (TBM 110), A Nurul Azizah (TBM 110), Nurul Azizah Suwarsa (BEM PENGMAS,TBM 110), Adela Ainiyyah Calista R (AMSA).




Baca juga: Tingkatkan Keahlian Dosen, LP2S UMI Gelar Pelatihan Applied Approach Angkatan IX

Baca juga: Dosen Wamena Lakukan Penelitian di FTI UMI, Kembangkan Asap Cair Sebagai Biopestisida

 

Wakil Dekan III FK UMI dr Syamsul Rijal MKes Sp PA mengatakan, rombongan tim ini menyasar 3 posko di lokasi longsor. Diantaranya Posko 1 (KM 26 – Longsor Rumah Hancur), Posko 2 (KM 23 – longsor), Posko 3 (KM 21 – Timbunan Material Longsor Dari KM 23 dan 26).

“Perwakilan Fakultas menyerahkan langsung bantuan kepada Pak Ikhwan selaku Lurah Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo,” ungkap Syamsul Rijal.

Terpantau, bantuan yang diserahkan oleh rombongan FK UMI terbagi menjadi beberapa jenis kebutuhan dasar sementara bagi bayi hingga orang dewasa.




Baca juga: Ombudsman Ingatkan Rumah Sakit, Biaya Rapid Test Tidak Lebih Dari 150 Ribu

Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Soal dan Jawaban Kelas 1-3 SD Belajar dari Rumah TVRI Senin 13 Juli 2020

 

dr Azizah Raharwin (TBM 110 FK UMI) mewakili rombongan, mengucapkan terima kasih atas kontribusi berbagai pihak dalam menggalang bantuan bagi korban longsor di Palopo.

“Kami dari departemen pengabdian masyarakat BEM, TBM 110 FK UMI, AMSA mengucapkan banyak terimakasih atas kontribusinya dalam bantuan longsor di Palopo. Terkhusus untuk UP3M FK UMI, Bidang Kemahasiswaan FK UMI dan para dosen-dosen FK UMI. Insyaallah menjadi nilai ibadah, amin ya Rabbal alamin,” tutur dr Azizah.