Pemerintah Akan Fasilitasi Daerah yang Sulit Akses Pelatihan Kartu Prakerja

Kartu Prakerja
Foto: Ilustrasi Kartu Prakerja

JAKARTA, LINES.id – Pemerintah berjanji akan memfasilitasi masyarakat di sejumlah daerah yang masih minim koneksi internet untuk bisa mendaftar dan mengakses pelatihan Kartu Prakerja.

Dilansir CNBC Indonesia, Direktur Komunikasi Program Kartu Pra kerja Panji Winanteya Ruky mengatakan kalau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyediakan tempat mengakses internet bagi pendaftar Kartu Pra kerja.

“Pemda sudah dan akan menyediakan tempat atau balai area yang cukup aman. Untuk dapat bimbingan pendaftaran dan bantuan untuk akses internet ke situs resmi Prakerja,” kata Panji, pada video conference, Senin (20/4/2020).

Ia menambahkan kalau tempat yang disediakan nantinya juga bisa dipakai masyarakat untuk mengakses pelatihan Kartu Prakerja secara online. Apalagi pelatihan yang ditawarkan saat ini masih bersifat daring.

“Karena ada perintah untuk membatasi masyarakat atau orang berkumpul dan pembatasan sosial maka tahap awal hanya [pelatihan] daring yang ditawarkan mitra platform digital,” kata Panji.

Baca juga: Hore! Dana Pelatihan Kartu Prakerja Rp 1 Juta Ditransfer Besok!

Baca juga: Mulai Hari Ini Dibuka Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 2

 

Pemerintah akan berikan pelatihan tatap muka

Walau begitu, pemerintah mengaku sudah mengkurasi ribuan pelatihan yang sifatnya tatap muka dan baru akan membuka pelatihan tersebut jika kondisi atas pandemi ini mulai mereda.

“Pemerintah akan evaluasi dan akan memberikan jenis pelatihan yang sifatnya tatap muka kalau sudah aman berkumpul,” ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini bekerja sama dengan delapan platform digital untuk memberikan fasilitas pelatihan untuk peserta Program Kartu Prakerja. Delapan platform itu, antara lain Tokopedia, Mau Belajar Apa, Pijar Mahir, Bukalapak, Ruang Guru, Sekolahmu, Pintaria, dan Kemnaker.go.id.