Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat Sudah Tinggalkan Bandara Soetta

Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat Sudah Tinggalkan Bandara Soetta
Rombongan jemaah umrah dari Purwakarta di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, (27/2/2020). (Foto: kumparan)

JAKARTA, LINES.id – Diberitakan kumparan.com, ribuan jemaah umrah dari berbagai daerah gagal berangkat ke Tanah Suci menyusul keputusan pemerintah Arab Saudi yang menyetop sementara kunjungan umrah ke negaranya sebagai antisipasi virus corona.

Di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, lebih dari 1.000 jemaah sudah berada di area Terminal 3 sejak Kamis, (27/2/2020) pagi. Gagalnya keberangkatan ini sempat menimbulkan penumpukan di bandara.

Pantauan di Bandara Soetta, sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa rombongan jemaah mulai meninggalkan bandara. Namun, tak sedikit juga yang masih bertahan.

Salah satunya rombongan asal Lombok, NTB. Rombongan yang berjumlah 223 orang itu, bertahan di Bandara Soetta hingga malam menjelang.

Hafsah, salah satu jemaah asal Lombok, mengungkapkan mereka bertahan sambil menunggu pihak travel mencarikan hotel untuk tempat bermalam para jemaah. Kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB, mereka sudah meninggalkan Bandara Soetta, sehingga tidak terlihat lagi penumpukan jemaah di area Terminal 3.

Pantauan pukul 21.00 WIB, sudah tidak terlihat lagi penumpukan rombongan umrah di section A hingga F di Terminal 3. Ruang tunggu penumpang, yang sejak Kamis pagi dipadati jemaah umrah, kini sudah tampak lowong.

Situasi Terminal 3 Bandara Soetta (Foto: Kumparan)
Masih ada jemaah yang bertahan

Meski begitu, masih ada beberapa jemaah yang bertahan di ruang tunggu pengantar umrah di section F terminal 3. Mereka adalah rombongan asal Balikpapan, Kalimantan Timur.

Widodo, salah satu anggota rombongan asal Balikpapan, menungkapkan ia memilih bertahan karena penerbangan kembali ke daerahnya baru ada Jumat (28/2) subuh.

“Iya, sekalian besok subuh pulang ke Balikpapan. Enggak di hotel, tadi diberi tahu pihak travel hotelnya sudah penuh semua, ya enggak apa-apa tunggu di sini,” kata Widodo.

Widodo menuturkan, rombongannya bukanlah jemaah yang tidak jadi berangkat dari Bandara Soetta. Mereka merupakan rombongan yang berangkat dari Bandara Sepinggan Balikpapan, namun harus dipulangkan ke Indonesia ketika transit di Singapura.

“Waktu transit di Singapura tadi siang, dapat kabar kalau enggak bisa (lanjut), dan harus dipulangkan. Jadi ke sini (Soetta) dulu, baru sampai sore tadi. Besok kembali ke Balikpapan,” tutur Widodo.

Sebelumnya, Officer in Charge Bandara Soekarno-Hatta, Achmad Chairul mengatakan, kurang lebih 1.300 jemaah di Bandara Soetta yang tidak jadi berangkat hari ini. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak airlines dan travel untuk mencegah terjadinya penumpukan jemaah.

“Kita berkoordinasi dengan airlines dan teman-teman travel umrah untuk menanggulangi kerja sama, antisipasi jangan sampai ada penumpukkan yang sia-sia di sini,” tutup Achmad.

 

Source: Kumparan