Ngaji Live Streaming Ala LDII Serentak se-DKI Jakarta

JAKARTA, LINES.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) provinsi DKI Jakarta berhasil menorehkan sejarah dengan menghelat pengajian akbar di 12 titik masjid LDII se-DKI Jakarta. 12 masjid tersebut adalah Masjid Mambaul Huda, Masjid Baitul Muttaqin, Masjid Baitussholihin, Masjid Syarif Hidayatulloh, Masjid Al Akbar, Masjid Shirotol Mustaqim, Masjid Agung Baitushobirin, Masjid Fadhilatul Huda, Masjid Zakki Mustofa, Masjid Baitul Hasan, dan Masjid Baburoyan. Pengajian serentak dengan memanfaatkan teknologi digital live streaming ini dipusatkan di Masjid Al Muflihun, Jakarta Utara, Minggu (29/09) yang diikuti lebih dari 5.000 remaja.

Bertepatan dengan momentum tahun baru Islam (Muharam),  sangat tepat bagi generasi muda faham dan mengerti betul tentang sejarah Islam, termasuk didalamnya sejarah tahun baru Islam. “Pengajian ini bertujuan untuk membina dan mewujudkan generasi muda yang profesional religius, alim faqih, berakhakul karimah dan mandiri,” ungkap Teddy Suratmadji selaku ketua DPW LDII provinsi DKI Jakarta.

Pengajian didukung penuh oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Biro Pendidikan dan Mental (Dikmental)  Spiritual, Setda Provinsi DKI Jakarta dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta. Pengajian dibuka oleh Kepala Bagian (Kabag) Dikmental dan Spiritual, H. Aceng Zaini. “Saya memberi apresiasi yang tinggi untuk pengajian akbar ini,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Sementara itu ketua MUI DKI Jakarta, KH. Munahar Muchtar berkeyakinan bahwa pengajian ini akan membentuk generasi muda yang Qurani. “Harapan saya ke depan,  LDII bisa menjadi motor penggerak  bagi ormas-ormas yang lain dan menjadi garda terdepan dalam pembinaan generasi muda. Kami dari  MUI DKI Jakarta siap membantu perkembangannya, ” ucap Munahar.

Konsep pengajian pembinaan generasi muda ala LDII ini memang dibuat kekinian dan menggunakan metode dua arah. Layout atau tata letak pengajian dibuat seperti talkshow, dengan menghadirkan narasumber serta materi yang menarik. Selain memberikan pengkajian Al Quran dan Al Hadist, juga diberikan pembekalan nasihat agama tentang bagaimana menyikapi Revolusi Industri 4.0 bagi generasi muda.