Apresiasi Hasil Kejurkab IPSI 2021, Pengurus Persinas ASAD Nabire Gelar Ramah Tamah

Sambuatan Pembina Persinas ASAD pada malam ramah tamah warga ASAD
Sambuatan Pembina Persinas ASAD pada malam ramah tamah warga ASAD

Nabire, Lines.id – Selasa (16/11) Dengan mengucap syukur alhamdulillah atas raihan Atlet Persinas ASAD Nabire yang telah ikut mengharumkan nama Persinas ASAD di Kabupaten Nabire dalam ajang Kejurkab IPSI Nabire Tahun 2021, maka seluruh atlet beserta jajaran Dewan Pelatih, dan pengurus Persinas ASAD Nabire dijamu secara sederhana di padepokan Persinas ASAD Nabire Jl. Surojo tanojo, S.H oleh Pembina, H. Ganjar Waluyo dan Ketua Persinas ASAD Nabire, Niki Afidah Mukmin, S.T.

Dalam acara informal yang penuh kehangatan ini, Pengurus Persinas ASAD ingin sekedar ramah tamah, mengenal lebih dekat warga Persinas ASAD, sekaligus ingin mengetahui apa saja yang selama ini menjadi kendala di lapangan.

Beruntung hasil akhir begitu mengharukan dan menunjukkan bahwa mereka para atlet dan pelatih telah memberikan terbaik yang mereka mampu. Apapun yang terjadi kemarin, semoga saja atlet-atlet pencak silat dari Persinas ASAD Nabire selalu ikut andil memperjuangkan keharuman organisasi, khususnya dibidang olah raga pencak silat dengan tetap menunjukkan professionalisme mereka untuk selalu siap tampil baik tatkala almamater ini membutuhkan jasa mereka, ungkap Afid sapaan akrab Ketua Persinas ASAD Nabire.

Dalam lingkup internal Persinas ASAD sendiri, saat ini bisa dianggap sebagai contoh nyata yang baik (uswatun hasanah) sekaligus trigger yang diharapkan mampu memicu para atlet Persinas lain yang usia dibawahnya agar mau berlatih. Meskipun Persinas ASAD notabene adalah Perguruan Pencak Silat di Indonesia yang tergolong masih muda usia, namun insya Allah tetap memberi secercah harapan bahwa pencak silat sebagai budaya asli bangsa Indonesia harus senantiasa lestari.

Dengan prestasi saat ini mulai tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional, bahkan Internasional, Persinas ASAD telah menunjukan tren positif dengan berbagai prestasi-prestasi yang membanggakan dalam iven –iven tersebut. Senang boleh, bangga boleh, asal niat tetap di jaga jangan sampai ada unsur sombong. Karena manusia sering jatuh bukan saat kesandung batu besar namun terkadang hanya kerikil-kerikil kecil yang dapat membut orang terpleset,pungkas Afid.