Atasi Dismenorhoe, FKM UMI Latih Pijat Endorphine Karang Taruna Desa Kapita

FKM UMI
PKM FKM UMI mengadakan pelatihan pijat endorphine untuk mengatasi nyeri haid.

MAKASSAR, LINES.id – Nyeri haid atau dismenorhoe adalah kram yang terjadi saat menstruasi dan merupakan salah satu masalah ginekologi pada wanita dari segala umur dan ras. Nyeri selama menstruasi yang dirasakan oleh setiap wanita yang mengalaminya bersifat individual, karena respon tubuh seseorang terhadap nyeri dapat beragam serta tidak dapat disamaratakan.

Salah satu permasalahan yang ditemukan pada wawancara remaja di Desa Kapita sebagian besar remaja mengalami nyeri pada saat haid yang dapat menimbulkan konflik emosional, ketegangan dan kegelisahan, bahkan akibat dismenorhea atau nyeri haid mereka tidak dapat mengikuti aktivitas belajar, konsentrasi menurun sehingga tidak dapat menerima materi pembelajaran dengan baik.

Permasalahan selanjutnya yang kami temukan di Desa Kapita remaja belum mengetahui informasi dan cara pemeliharaan kesehatan reproduksinya terkait dengan cara mengatasi nyeri haid. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan melakukan pijat Endorphine karena pijatan merangsang tubuh untuk melepaskan senyawa Endorphine yang merupakan pereda rasa sakit dan dapat menciptakan perasaan nyaman.

Baca juga: FKM UMI Bentuk Kader Peduli KRR Bersama Karang Taruna Desa Kapita Kabupaten Jeneponto

FKM UMI

Atas permasalahan tersebut, Tim Dosen PS DIII Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengadakan kegiatan pemberian pelatihan pijat endorphine untuk mengatasi dismenorhoe.

Peserta kegiatan ini adalah pemuda dan pemudi karang taruna sebanyak 21 orang di Desa Kapita, Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini didampingi langsung oleh sekretaris desa Iqbal Irwansyah, beberapa staf desa dan Ketua Karang Taruna Desa Kapita. Lokasi ini dipilih karena selain merupakan desa binaan UMI juga karena masih kurangnya pemahaman terkait pijat endorphine.

Melalui pelatihan Pijat Endorphine untuk mengatasi dismenorhea remaja, maka diharapkan remaja nantinya dapat mempraktikkan secara mandiri pijat endorphine di rumah sebagai upaya untuk mengatasi nyeri pada saat haid sehingga aktivitas remaja tidak terganggu walaupun sedang dalam keadaan menstruasi.

Pelatihan pijat endorphine dipimpin Ketua Tim Dosen PS DIII Kebidanan FKM UMI Nia Karuniawati SST MKes dengan anggota Sitti Hadriyanti Hamang SST MKeb dan Nurhayati SST MKes.