Hari Pertama Wisuda UMI Periode II 2021, Rektor: Alumni Siap Hadapi Revolusi Industri 5.0

Wisudah UMI
Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding SE MSi

MAKASSAR, LINES.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi menggelar wisuda periode II tahun 2021 secara online dan offline yang dimulai hari ini, Sabtu (23/10/2021) di Sandeq Ballroom Claro Hotel, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar.

Hari perdana wisuda yang pertama kali mengkombinasikan offline dan online ini diikuti sebanyak 3 fakultas dan Program Pascasarjana UMI, di antaranya Fakultas Teknologi Industri (FTI), Fakultas Kedokteran (FK) dan Program Pascasarjana.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultanbatara, Prof Dr Jasruddin MSi yang hadir secara daring, menegaskan, UMI saat ini adalah perguruan tinggi yang berada di jajaran teratas level nasional berkat sejumlah capaiannya. Salah satu yang paling gemilang adalah raihan Akreditasi Institusi Unggul.

“UMI adalah perguruan tinggi yang masuk dalam jajaran favorit nasional. UMI juga masuk dalam deretan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Ini lahir dari proses yang panjang dan kinerja yang baik dari seluruh civitas akademik yang kemudian melahirkan Akreditasi Unggul. Ini juga menjadi salah satu indikator kenerhasilan LLDikti. Sehingga tidak salah prestasi yang diberikan,” tegasnya.

Baca juga: FTI UMI Gelar Workshop SKPI untuk 277 Alumni

“Harapan saya untuk wisudawan wisudawati ini, sampaikan kepada masyarakat Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi secara umum, bahkan Indonesia bahwa tempat kuliah terbaik ada di Universitas Muslim Indonesia,” sambung mantan Direktur Progran Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.

Dalam kata-kata pelepasannya, Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding SE MSi mengungkapkan, kualitas UMI dengan sederet prestasi yang diraih itu sejalan dengan luaran atau alumni yang dihasilkan. Salah satunya adalah kesiapan menghadapi Revolusi Industri 5.0.

“Merespon era society 5.0 atas tantangan yang muncul akibat era Revolusi Industri 4.0 yang dibarengi disrupsi dan ambiguitas, dibutuhkan sumber daya manusia unggul yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industry 4.0 seperti Internet on Things, Artificial Intelligence, Big Data,” jelasnya.

Era perubahaan saat ini, kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI itu, pendidikan memegang peran strategis dalam menjadikan sumber daya manusia yang kompetitif, inovatif, dan berkarakter yang mampu bersaing di tingkat global, melihat peluang untuk mampu memberikan kemanfaaatan untuk diri dan lingkungannya.

Baca juga: Karya Mahasiswa FTI UMI Memesona Presiden, Dekan Zakir Sabara Diganjar Penghargaan Khusus

“Saat ini yang dibutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki keandalan intelejensi, tapi tuntutan untuk menjadi manusia yang berkarakter yang religius, menjunjung tinggi kebenaran dan memikul tanggung jawab sosial dan cerdas,” tutur Prof Basri Modding.

Total wisudawan dan wisudawati hari pertama ini berjumlah 1.036 yang terbagi dalam FTI (S1) 278 orang, FTI (Profesi insinyur) 207 orang, FK (S1) 27 orang, FK (Profesi Dokter) 107 orang, Magister 367, dan Doktor 50 orang.