MAKASSAR, LINES.id – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Sawerigading Makassar menggelar pelatihan pemberdayaan ekonomi keluarga kampung KB. Kegiatan tersebut digelar di Kampung KB Nusa Indah Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo Kota Makassar, Rabu (24/6/2020).
Pelatihan PKM yang berlangsung disponsori oleh bantuan dana hibah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2020. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Mitra Kelompok UPPKS Nusa Indah sekaligus berperan sebagai peserta pelatihan.
Turut hadir pada acara pelatihan Anggota pelaksan PKM Iwan SPd MPd, Kepala UPT KB Kecamatan Tallo H M Tahir SH MH, Kepala Kelurahan Pannampu Abd Muis dan Penyuluh KB se-Kecamatan Tallo.
UPPKS merupakan kelompok kegiatan pendukung program KB yang anggotanya terdiri dari keluarga Pra Sejahtera dan KS I. Kerjasama tersebut dalam rangka peningkatan kesejahtraan keluarga melalui kegiatan ekonomi produktif skala mikro/kecil dengan pendekatan produk lokal seperti daur ulang sampah lokal pada plastik.
Baca juga: Gubernur Sumut: Pelaksanaan Sinode Am Periode XXII GKPI 2020 Perhatikan Kondisi Covid-19
“Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga peserta KB agar kehidupannya menjadi lebih sejahtera,” papar Ketua UKM Bank Sampah Kecamatan Tallo Fitriani SPd.
Kampung KB
Ketua Pelaksana PKM Ahmad Syaekhu SPd MSi mengatakan kampung KB terbukti turut serta membangun dan mensejahterahkan keluarga Indonesia. Kampung KB juga merupakan miniatur Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di lapangan.
Ahmad Syaekhu juga menambahkan, melalui program Kampung KB diharapkan setiap keluarga di Indonesia menjadi keluarga yang bahagia sejahtera, meningkat kesejahteraan dan taraf hidup keluarganya.
“Serta dapat meningkatkan dan memperbanyak mitra UPPKS yang lain pada lokasi pelatihan sebanyak mungkin. Dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga kelompok peserta KB yang ada di kota Makassar,” harapnya.
Baca juga: Sepakat! Ibas Gandeng Andi Rio Maju Pilkada Lutim 2020
Baca juga: Menko PMK: Kepala Daerah Silahkan Belajar Tangani Corona ke Risma
Hal itu dapat ditempuh melalui berbagai program pembinaan ketahanan keluarga, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Dalam hal ini setiap keluarga diharapkan dapat menjalankan delapan fungsi keluarga secara optimal yakni; agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan lingkungan.
Menurutnya, hal itu dapat ditempuh melalui berbagai program pembinaan ketahanan keluarga, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.












