Selain itu, banyak mal juga telah menjalankan program 100 persen tidak bersentuhan langsung demi meminimalisir penyebaran virus corona. Salah satunya, memberikan wastafel cuci tangan otomatis, sabun cuci tangan dan hand sanitizer otomatis tanpa sentuh.
Mal di Jakarta yang dibuka ini bagian dari kebijakan PSBB transisi di Jakarta yang diterapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain mal, Anies juga mulai membuka sejumlah tempat lain, seperti rumah ibadah, restoran, hingga tempat wisata.
Sementara itu, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menyarankan agar pemerintah daerah lebih ketat dalam mengawasi proses kegiatan jual-beli sehingga tak membuat keramaian di mal.
Menurutnya, langkah tersebut harus diperhatikan agar tak terjadi lonjakan kasus ataupun klaster baru virus corona (Covid-19).
Kasus positif virus corona di Jakarta belum benar-benar menurun. Hingga kemarin, kasus positif virus corona di Jakarta mencapai 8.863 orang. Dari jumlah itu, 4.091 dinyatakan sembuh dan 571 orang lainnya meninggal dunia.












