Rektor UIN Alauddin Prof Dr Hamdan Juhanis Ph D
Selanjutnya Prof Dr Hamdan Juhanis Ph D yang juga Rektor UIN Alauddin mengawali pemaparannya dengan mengatakan bahwa di satu sisi Covid-19 menimbulkan kerusakan dan di sisi lain memberikan banyak hikmah. Prof Hamdan Juhanis Ph D mengatakan bahwa cita-cita pendidikan karakter perlu ditinjau ulang. Yakni dengan pembelajaran menggunakan teknologi virtual atau dunia maya, pendidikan karakter tidak tergambar, padahal sesungguhnya pendidikan yang tangguh inilah yang tidak muncul.
“Kita berharap anak-anak didik kita menjadi pribadi-pribadi yang tangguh di berbagai kesempatan. Untuk menghasilkan anak-anak didik yang kuat dan tangguh itu sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa ini,” ujarnya. Untuk mewujudkan itu perlu ada gebrakan strategis seperti home schooling. Yakni dapat memberdayakan orang tua, keluarga, dan tetangga dalam pendidikan untuk menghasilkan pendidikan dan luaran pendidikan yang berkualitas.
Mantan Rektor Unhas Prof Dr dr Idrus A Paturusi
Pemaparan selanjutnya dari Prof Dr dr Idrus A Paturusi, mantan Rektor Unhas 2 periode. Dalam pengantar diskusinya, Prof Dr dr Idrus A Paturusi mengatakan bahwa ada hikmah dibalik dari Covid-19 ini. “Yakni harus mengubah metode belajar dari yang konvensional yang didominasi oleh guru atau student center menjadi student center atau active learning,” ujarnya.
Baca juga: Hari Pendidikan Nasional 2020, Angkat Tema “Belajar dari Covid-19”
Baca juga: Pemkot Surabaya Terima Bantuan 4 Ribu Alat Tes Swab dari Kementerian Kesehatan
Prof Idrus A Paturusi juga menambahkan bahwa ketia ia menjabat sebagai Rektor Unhas, ia telah menggaungkan dan menerapkan pembelajaran dengan pemanfaatan internet, yakni internet untuk semua. Sebelum mengakhiri diskusinya, Prof Idrus A Paturusi berharap supaya semua peserta dialog mengikuti rapid test Covid-19. Karena menurutnya ada namanya OTG atau orang tanpa gejala, kelihatan sehat tapi ada virusnya tapi tidak ada gejala.
Selanjutnya Prof Dr dr Budu, yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Unhas dan mewakili gugus tugas Covid-19 Sulsel dan Unhas menyampaikan ada 2 program utama yang dilakukan Satgas Covid-19. Yakni melakukan tracing penderita dan mungkin orang-orang yang terjangkit ODP, PDP dan disiapkan beberapa rumah sakit. “Kedua melakukan isolasi bagi tenaga kesehatan. Yakni dirumahkan di hotel untuk menghindari tertularnya keluarga para petugas kesehatan,” ungkapnya.
Manfaatkan teknologi dalam…












