Jemaah diimbau untuk tidak tergesa-gesa
Lebih lanjut, Sheikh Al-Sudais mengimbau para jemaah untuk tidak tergesa-gesa melepaskan diri dari pembatasan-pembatasan yang diberlakukan. Sebagai bagian langkah pencegahan untuk membatasi penyebaran virus Corona.
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Haji dan Umroh Saudi juga menyampaikan pernyataan serupa via Twitter.
“Insya Allah, di bawah kepemimpinan pemerintah kita yang bijaksana, dan sejalan dengan komitmen kita untuk mematuhi prosedur dan instruksi yang diterbitkan oleh otoritas terkait. Akan ada kembali ke Mekah, dengan pembukaan kembali (Masjidil) Haram dan kunjungan kembali ke Masjid Nabawi di Madinah untuk umat beriman di seluruh penjuru dunia,” demikian pernyataan Kementerian Haji dan Umroh Saudi.
Baca juga: Ditutup 30 April, 177.785 Jemaah Reguler dan 12.720 Jemaah Khusus Sudah Lunasi Biaya Haji
Baca juga: Fathu Makkah: Manusia Berbondong-bondong Masuk Islam
Dalam pernyataannya, Sheikh Al-Sudais juga mengumumkan pemasangan kamera thermal di Masjidil Haram untuk membantu mendeteksi virus Corona. Kamera-kamera ini ditempatkan di bagian pintu masjid halaman masjid. Disebutkan bahwa kamera thermal ini mampu secara akurat memeriksa suhu tubuh 25 orang pada saat bersamaan.
“Hari ini, Alhamdulillah, kita telah memasang perlengkapan kamera thermal yang memindai di dalam situs suci dari pintu. Jika seseorang dicurigai sakit, hal itu akan ditunjukkan oleh alat ini,” sebut Sheikh Al-Sudais. Kamera thermal sebelumnya telah dipasang di Masjid Nabawi pada awal bulan ini.












