Tetap Waspada Saat Pandemi Covid-19! 145 Warga Kulon Progo Kena DBD

DBD
Petugas Dinas Kesehatan Kulon Progo melakukan fogging (pengasapan) di Dusun Wonosidi Kidul, Wates, Selasa (28/4/2020). (Dok Dinas Kesehatan Kulon Progo)

KULON PROGO, LINES.id – Di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19, sebanyak 145 orang warga Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terjangkit demam berdarah dengue atau DBD. Kasus tersebut tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Kulon Progo.

“Data akumulasi 2020 ini sudah ada 145 kasus,” jelas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kulon Progo, Baning Rahayu Jati, Selasa (28/4/2020).

Dilansir detikcom, tahun-tahun sebelumnya, kasus DBD kebanyakan di temukan di dataran rendah Kulon Progo. Namun tahun ini, kasus DBD ditemukan merata di 12 kecamatan termasuk kasus di perbukitan, seperti di Kokap, Samigaluh, ataupun di Kalibawang dan Girimulyo.

“Dulu perbukitan itu tidak pernah ada kasus, tetapi awal tahun ini sudah merata,” jelasnya.

Baca juga: Selain Covid-19, Warga Dihimbau Waspada DBD, Jumlah DBD Mencapai 2.115 Kasus

Baca juga: Satu Keluarga Positif Corona Termasuk Balita 18 Bulan

 

Untuk mengantisipasi penularan, Dinas Kesehatan KulonProgo terus mendorong masyarakat untuk melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Salah satunya melibatkan masyarakat melalui gerakan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik).

Carik Kelurahan Wates, Sapta Iswandono menambahkan,ada beberapa warganya di Dusun Wonosidi Kidul yang positif DBD.

“Tadi pagi di sana ada fogging, tetapi tidak koordinasi dengan kelurahan,” jelas Sapta.

Salah seorang warga, Eko Ferdy mengaku ada sekitar 13 warganya yang positif DBD. Sebagian merupakan anak-anak yang tersebar di tiga RT (Rukun Tetangga).

“Dari 5 RT ada sekitar 13 yang kena (DBD) itu di tiga RT. Yang 2 RT sepertinya tidak ada,” terang Eko.