YOGYAKARTA, LINES.id – Generasi muda LDII Yogyakarta kembali menggelar agenda tahunan bertajuk “Generus Mandiri” bertempat di Masjid Baitussalam, Jalan Sugeng Jeroni No.13, Gedongkiwo, kecamatan Mantrijeron, kota Yogyakarta, Minggu (02/02/2020). Acara diisi dengan pembekalan bagi siswa/siswi kelas 11 dan 12 SMA/SMK/sederajat dalam menghadapi tahapan setelah lulus sekolah.
Dihadiri sebanyak 159 siswa dengan menghadirkan empat narasumber diantaranya mubaligh Akbar Maulana Fakhruqi, Dosen Fakultas Kehutanan UGM Atus Syahbudin,S.Hut.,M.Agr.,PhD, wirausaha Edi Budianto dan psikolog Diana Ratri S.Psi.

Pemaparan narasumber
Akbar memaparkan bahwa sebanyak apapun kegiatan kita, tetap harus mengerti bahwasannya kewajiban hidup di dunia ini untuk beribadah kepada Allah SWT. “Jangan sampai urusan dunia mengorbankan urusan akhirat,” ucapnya.
Dalam memilih perguruan tinggi, Atus memberikan beberapa tips. Bahwasannya setiap generus harus mempunyai planning kehidupan. “Sekarang ingin jadi apa besok ingin apa dan beberapa tahun kedepan ingin menjadi apa. Jangan pernah takut untuk memulai karena memulai itu merupakan titik awal dari keberhasilan,” paparnya.
Edi menjelaskan, pada zaman ini semua serba mudah. Segala kegiatan sudah di fasilitasi dengan berbagai kemudahan terutama melalui telepon genggam. Maka dari itu, kita harus mampu memanfaatkan teknologi informasi sebagai ladang untuk mendatangkan penghasilan.
Selain itu, berbagai lapangan pekerjaan pada era sekarang ini sudah tidak dapat dihitung dengan jari. Dari lulusan SD hingga sarjana pun peluang pekerjaan tersedia seiiring berkembangnya zaman. “Hal yang terpenting dalam memilih pekerjaan yaitu sesuai dengan kemauan dan hobi masing-masing,” pesan Diana.

Acara ini tidak hanya memberikan bekal kemandirian dan pemantapan dalam menentukan pilihan, tetapi dilengkapi pula dengan gapura kampus. “Gapura kampus mengundang 16 kampus di Yogyakarta baik negeri maupun swasta,” ujar Sani Ibnu Sentosa selaku ketua panitia.
Gapura kampus bertujuan memberikan beberapa informasi kepada generus agar lebih mantap dan yakin dalam memilih universitas serta jurusan sesuai bakat dan minat.
Tidak hanya itu, masing-masing perwakilan kampus juga memberikan informasi tentang biaya kuliah, letak masjid terdekat dari kampus, dan kos sekitar kampus.
Diselenggarakannya acara ini diharapkan setiap generasi muda LDII memiliki bekal kemandirian dan tepat dalam menentukan pilihan. Apakah ingin menjadi mubaligh/ghot, menjadi pengusaha atau masuk Perguruan Tinggi sesuai minat, bakat dan potensi masing-masing.












