KEEROM, LINES.id – Pengurus Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Keerom yakni ketua Iwan S menghadiri undangan dalam rangka silaturahim Bupati Keerom dengan ormas Islam di Kabupaten Keerom.
Pertemuan yang berlangsung dengan penuh suasana hangat ini dilaksanakan di Masjid Fiisabilillah, Kampung Sanggaria, Arso I, Keerom, Rabu (7/12/2022).
Adapun ormas-ormas Islam yang turut hadir dalam acara silaturahim ini antara lain MUI, DMI Keerom, PC-NU, Muhammadiyah, Hidayatullah, LDII, GP-Ansor, Banser NU, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, BKMT, Muslimat NU, Aisyiyah, dan lain-lain.
Bupati Keerom Piter Gusbager dalam kesempatan tersebut mengemukakan bahwa silaturahim merupakan hal yang penting dan juga menjadi dasar dari sebuah kebersamaan yang akan menjadi modal berharga dalam menjaga stabilitas di dalam keberagaman umat beragama, jaga toleransi, memajukan umat, meningkatkan kesejahteraannya melalui berbagai program dan kegiatan pembangunan daerah.
Baca juga: Ajak Masyarakat Waspada, LDII Jabarkan Modus Penipuan Social Engineering Era Digital
‘’Ormas Islam ini adalah warga saya yang menjadi kekuatan atau aset pemda dalam membangun Kabupaten Keerom. Saya memberikan apresiasi kepada MUI, NU, Muhammadiyah dan semua ormas Islam karena sudah berkomitmen mendukung Pemerintah Keerom sampai hari ini,” ujar Piter Gusbager.
Sesuai amanat UU, Piter menambahkan pemerintah mempunyai kewajiban untuk menjaga, membantu dan memfasilitasi semua ormas atau organisasi keagamaan di Kabupaten Keerom yang masyarakatnya sangat majemuk ini.
“Saya hadir di sini, selain silaturahim juga untuk mendengarkan sekaligus menjawab atas keluhan-keluhan mereka (Ormas Islam), meskipun tidak semua dijawab,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di negeri tapal batas ini berpesan kepada semua ormas Islam agar bisa menjaga dan merawat kerukunan umat beragama, moderasi, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Keerom yang sangat majemuk.
“Silaturahim dengan lintas agama ini bukan saja di umat Islam, di agama yang lainnya juga kami lakukan hal yang sama. Makanya sampai saat ini Kabupaten Keerom masing sangat kondusif, tenteram dan damai,” tutupnya.
Baca juga: Kepala KUA Tanralili Kabupaten Maros Ngaji Bareng Warga LDII
Pada kesempatan tersebut bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang tunai kepada sejumlah Ormas Islam sebagai wujud dukungan dari pemerintah terhadap mitra-mitranya. Adapun ormas Islam yang turut menerima bantuan tersebut di antaranya, MUI, BKMT, NU, Ansor, Banser, YPMNU, Muhammadiyah, Yapis, Muslimat NU, Hidayatulloh, Pemuda Muhammadiyah, Aisyiyah, Al-Irsyad, Fatayat NU, Yayasan Nurut Taqwa, LDII dan DMI Masjid Fiisabilillah. Dengan total anggaran yang diluncurkan sebanyak 640 juta.
Sementara MUI Keerom, Kiai Mahfud Mudhor, menyampaikan bahwa keberadaan umat Islam adalah aset bagi Pemerintah Keerom untuk diajak peran sertanya dalam membangun Keerom, termasuk di bidang ekonomi.
‘’Tentunya ormas-ormas Islam siap untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan program-program pemberdayaan ekonomi umat. Bahkan MUI juga telah mulai melakukan percontohan pembinaan dalam bisnis bawang merah dan berhasil, sehingga hal ini bisa juga dilakukan juga ormas lain,’’ ujarnya.












