Lantik Pengurus IPSI Jateng dan DIY, Prabowo: Bela Diri Penting untuk Dipelajari

ipsi jateng
Ketua Umum Pengurus Besar IPSI Prabowo Subianto melantik pengurus IPSI DIY dan Jawa Tengah, Jumat (7/10/2022).

YOGYAKARTA, LINES.id – Pencak silat merupakan seni bela diri asli Indonesia yang telah diwariskan oleh leluhur dari generasi ke generasi. Bahkan, tradisi pencak silat sudah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2019 silam.

“Kita bangga kita masih dipilih untuk mengurus, membina, menjaga, melestarikan budaya nenek moyang kita. Pencak silat ini lebih dari olahraga, tetapi seni bela diri. Ribuan tahun peradaban manusia, manusia harus bisa membela dirinya sendiri,” jelas Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto saat menyerahkan bendera kepemimpinan IPSI Yogyakarta dan IPSI Jawa Tengah secara bersamaan pada Jumat (7/10/2022) di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut, KPH Purbodiningrat dilantik menjadi Ketua IPSI Yogyakarta dan Harry Nuryanto Soediro sebagai Ketua Umum IPSI Jawa Tengah. “Walaupun kita laksanakan secara sederhana dalam suasana negara masih prihatin, dunia juga menghadapi krisis pangan, energi, akibat situasi geopolitik,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Ia melanjutkan bahwa mengurus pencak silat adalah kebanggaan baginya. Selama 37 tahun mengabdi untuk pencak silat, Prabowo menegaskan bahwa merawat dan melestarikan budaya asli bangsa Indonesia ini memang penuh tantangan, namun selalu ada jalan untuk mengatasi tantangan tersebut.

Baca juga: Ikuti Bintang Pelajar Pencak Silat Championsip III 2022, Persinas ASAD Turunkan 10 Pesilat

Menurut Prabowo membela diri itu penting untuk dipelajari sebab dalam ribuan tahun peradaban manusia terdapat satu hukum yang utama, bahwa yang kuat akan selalu berkuasa dan yang lemah akan terinjak-injak.

“Bangsa manapun di dunia kalau mau sejahtera, makmur, punya kehormatan, harus bisa membela dirinya sendiri. Tidak akan ada bangsa lain yang kasihan sama kita,” ucapnya.

Sementara itu, Weda Hendragiri Ketua IPSI Kabupaten Wonogiri yang juga dilantik sebagai Pengurus IPSI Jateng mengatakan bahwa IPSI bisa menjadi wadah pemersatu perguruan dan aliran silat yang ada di Indonesia. Sekretaris Pengurus Besar Persinas ASAD ini menambahkan, potensi yang besar apabila dioptimalkan bisa menjadi nilai yang luar biasa untuk kemajuan Indonesia.

“Dengan adanya pelantikan Ketua IPSI Jateng bersamaan dengan pelantikan Ketua IPSI Yogyakarta ini, saya berharap cabang olahraga silat di Jateng dan DIY semakin maju dan semakin berprestasi baik di kancah persilatan nasional maupun di kancah persilatan internasional,” ujar Weda yang juga Pengurus LDII Wonogiri. (Hendra/Rizal)