SLEMAN, LINES.id – Untuk memperkenalkan kepada masyarakat terhadap metode pengajian yang dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) pada santrinya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII DI Yogyakarta mengadakan pengajian bersama anggota DPR RI Daerah Pemilihan Yogyakarta, H. Sukamto, SH. Ustadz Rosyid Kurniawan membacakan Al-Qur’an surat Fatir kemudian dilanjutkan arti dan keterangannya.
Acara ini diselenggarakan pada hari Rabu, 25 Desember 2019 di Restoran Taman Pringsewu, Jl. Magelang, Yogyakarta. Ramah tamah ini dihadiri 100 peserta yang terdiri dari Dewan Penasihat, Pengurus Harian DPW LDII DIY, Ketua LDII Kabupaten/Kota se-DIY, Perwakilan Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (SAKO SPN) DIY, Pimpinan Pondok Pesantren se-DIY, Persinas, Senkom Mitra POLRI, LDII News Network (LINES) DIY dan Kabupaten/Kota, beserta undangan lainnya.
Seperti organisasi islam pada umumnya, LDII membina para santrinya dengan ilmu agama demi terbentuknya akhlak dan budi pekerti yang mulia. Hal ini mencontoh ajaran Nabi Muhammad SAW dalam membina umatnya dengan ilmu dan mau’idhoh (nasihat).

Melengkapi petunjuk Nabi Muhammad SAW dalam membina umatnya, maka setelah mengkaji Al-Qur’an selesai, dilanjutkan mau’idhoh yang disampaikan oleh K.H. Sulthon Annaji. “Sebenarnya setiap hal yang terjadi dimuka bumi ini dapat menjadi nasihat,” ujarnya di hadapan peserta yang hadir.
Melihat cara pembekalan ilmu agama yang dilakukan ulama LDII tersebut, H. Sukamto, SH, anggota DPR RI Dapil Yogyakarta ini merasa tertarik. “Saya merasa menjadi warga LDII”, ungkapnya saat memberikan sambutan di hadapan seluruh peserta. Sebagai ujud dukungannya, Sukamto akan terus mendukung kegiatan LDII.
Mengakhiri seluruh rangkaian acara, Anji Sujiman, SH, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sleman, sebagai MC menyampaikan bahwa ilmu tanpa nasihat akan menjadikan keimanan kering. Nasihat tanpa ilmu akan menjadikan bingung dan tidak tahu arah dalam setiap langkah.












