MAMUJU, LINES.id – Menuju masa pemulihan (recovery) pasca bencana gempa bumi di Mamuju dan Majene, relawan Wahdah Islamiyah terus menguatkan program trauma healing.
Selain trauma healing disejumlah titik pengungsian korban gempa bumi, relawan Wahdah Islamiyah juga menerima permintaan warga yang ingin melakukan pembersihan di rumahnya yang akan segera di tinggali jika sudah ada lampu hijau dari pihak berwenang.
Merespon permintaan warga koordinator lapangan (Korlap) posko induk Wahdah Islamiyah, menerjunkan tim rescue Wahdah Peduli melakukan pembersihan di rumah-rumah warga.
“Karena evakuasi secara khusus sudah mulai berkurang, tim recue akan kita manfaatkan untuk melakukan evakuasi secara umum, di antaranya membantu warga membersihkan rumah mereka,” ungkap Abu Umar korlap posko induk Wahdah Islamiyah, Selasa (26/1/2021).
Baca juga: Perjuangan Relawan Wahdah, Sebrangi Sungai Bawa Bantuan ke Puncak Ulumanda
Baca juga: Tim Kesehatan Wahdah Tangani Trauma Healing Korban Gempa Sulbar

Upaya tanggap relawan Wahdah Islamiyah mendapat apresiasi warga, salah satunya Ali Akbar. “Saya berterima kasih kepada relawan Wahdah telah membantu, terus terang sejak kemarin saya bingung mau membersihkan rumah karena banyak bongkahan tembok,” tutur Ali Akbar.
10 hari pasca gempa relawan Wahdah Islamiyah telah membangun sejumlah posko bayangan di beberapa titik daerah terisolir termasuk posko unit di Majene.
Abu Umar berpesan kepada seluruh relawan Wahdah Islamiyah agar melaksanakan tugas dengan baik di lapangan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan, “Dahulukan kepentingan umum insyaAllah Allah tidak akan diam melihat kita,” pungkasnya.












