LDII Magelang Gandeng FKKI Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Covid-19

  • Bagikan
LDII Magelang
DPD LDII Magelang bekerja sama dengan FKKI Magelang menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19, Minggu (19/9/2021)

MAGELANG, LINES.id – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan petugas pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Magelang menggandeng Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI) Kabupaten Magelang mengadakan kegiatan pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19.

Pelatihan digelar di Gedung Sabilul Muttaqin, yang beralamat di Ngepoh, Tirtosari, Kecamatan Sawangan. Kegiatan diikuti 100 orang perwakilan pengurus PC dan PAC LDII se-Kabupaten Magelang, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Proaktif, Kader LDII Hadiri Rapat BKPRMI Papua Barat

H Modrik Santoso SPd MMPd selaku Ketua LDII Kabupaten Magelang dalam kesempatan tersebut mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan agar warga LDII di Kabupaten Magelang mengetahui bagaimana cara penaganan jenazah pasien Covid-19. Menurutnya, melalui acara tersebut diharapkan utusan PC dan PAC bisa memberikan edukasi dan pengetahuan yang benar kepada semua warga LDII di Kabupaten Magelang.

“Saya berharap apabila ada warga LDII atau saudaranya yang meninggal karena terpapar Covid-19 sudah siap dalam melakukan penanganan jenazah pasien Covid-19 dengan baik dan benar,” ujarnya.

Baca juga: Level PPKM Turun, LDII Kabupaten Sorong Adakan Pelatihan Kemandirian bagi Remaja Putri

Sementara itu, Ketua FKKI Kabupaten Magelang, H Wahono SKep sebagai narasumber pada kegiatan ini memberikan penjelasan antara lain, bagaimana cara penanganan jenazah pasien Covid-19, mulai dari ruangan, pemindahan ke kamar jenazah, penanganan di kamar jenazah, serah terima kepada keluarga, pemulangan jenazah hingga menuju pemakaman.

Dalam kesempatan tersebut H Wahono juga berpesan kepada perwakilan PC dan PAC LDII untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan memberikan edukasi kepada seluruh warga LDII Magelang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

  • Bagikan