10 Malam Akhir Ramadan, Warga LDII Mimika Laksanakan Itikaf

  • Bagikan
LDII Mimika
Dewan pembina LDII Mimika H Edi W Soeryono

TIMIKA, LINES.id – Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika berbondong-bondong melaksanakan itikaf pada 10 malam terakhir ramadan. Bertempat di masjid binaan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Mimika, di antaranya Masjid Miftahul Huda Hasanudin, Masjid Ainil Yaqin Gorong-gorong, dan Masjid Baitul A’la SP13 Kabupaten Mimika, Papua.

Kegiatan itikaf dimulai usai salat magrib, dilanjutkan salat isya dan tarawih, nasihat agama, tadarus Alquran, pengkajian Alquran dan Alhadist dan diakhiri dengan ibadah sunah masing-masing.

“Itikaf diselenggarakan setiap tahunnya oleh warga LDII mulai dari tingkat PAC, PC, DPD, dan DPW pada 10 malam terakhir ramadan. Hal ini berdasarkan hadist bahwa pada 10 malam terakhir ramadan di dalamnya ada malam turunnya lailatul qadar,” kata Dewan Pembina LDII Mimika H Edi W Soeryono SPd MPd MSi.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ. رواه البخاري

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, barangsiapa qiyamullail pada lailatul qadar karena iman dan mengharapkan perhitungan (pahala), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari)

Baca juga: Ketua LDII Tabanan: Tansikul Harakah Solusi Selesaikan Permasalahan Umat

Baca juga: LDII Troketon Gelar Peresmian Masjid Nurul Huda dan Buka Puasa Bersama

 

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ. رواه البخاري

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, carilah lailatul qadr pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. (HR. Bukhari)

إِنِّيْ أُرِيْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ ، وَإِنِّيْ نُسِّيْتُهَا ، وَإِنَّهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فِى وِتْرٍ. رواه البخاري

Sungguh aku (Nabi Muhammad) diperlihatkan lailatul qadar, kemudian aku dilupakan–atau lupa-maka carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, pada malam-malam yang ganjil. (HR. Bukhori)

“Oleh karena itu, Allah Swt menurunkan surat Al Qadar dan Allah memberikan anugrah satu malam dari 10 malam terakhir di bulan suci ramadan dan Allah Swt menyatakan bahwa umat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang mau mengisi malam itu dengan ibadah kepadanya, maka ia mendapatkan pahala lebih baik dari pada 1000 bulan,” pungkas Edi. (Muslimin/LINES)

  • Bagikan